LAHAT-SUMSEL (HS) – Wabup Lahat Widia Ningsih mewakili Bupati Bursah Zarnubi melepas 489 Atlet, pelatih, official dan kepanitian Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kabupaten Lahat, mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XV di Musi Banyuasin (Muba), Senin (13/10/2025).
Dalam sambutannya Widia Ningsih menyampaikan, kepada Atlet untuk menjaga kesehatan dengan memperhatikan pola makan. Terpenting junjung tinggi sportifitas selama mengikuti Porprov, jangan menganggap remeh Atlet dari kabupaten/kota lainnya, ujar Widia Ningsih.
Ia menambahkan, pembinaan yang dilaksanakan selama beberapa bulan ini, benar-benar berjalan sebagaimana mestinya sehingga mereka siap menjajal lawan-lawan di cabang olahraga (Cabor).
Kendati hanya 22 cabor yang diikuti akan tetapi, seluruh atlet yang merupakan putra asli daerah, siap tarung dan bertempur mendulang medali sebanyak-banyaknya, ujarnya.
Ia menekankan, pelatih terus memberikan motivasi berlipat-lipat kepada atlet-atlet berlaga di Porprov XV Muba, sehingga dapat mengulang kembali prestasi pada tahun 2023 silam.
“Terkhusus bagi mereka yang berhasil meraih medali emas, perak serta perunggu, akan diberikan reward (Penghargaan) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat.
Widia Ningsih menegaskan, teruslah mengasah kemampuan di atas lapangan, jangan gentar ketika berhadapan dengan kontingen lain.
Insya Allah, hasil latihan mereka mampu membawa marwah Lahat ke arah lebih baik, dan paling utama adalah selalu berdoa sebelum bertanding, pungkasnya.
Ketua Koni Lahat Susiawan Rama mengemukakan, bahwa jumlah atlet, pelatih dan official yang ikut berlaga mencapai 489 orang termasuk dari kepanitiaan Koni.
Sedangkan olahraga yang diikuti sebanyak 22 cabang minus 10 cabor, tentu saja hal ini akan berdampak terhadap jumlah medali maupun peringkat, ujar Susiawan.
Namun, dengan tekad dan perjuangan pantang mundur atlet sekaligus rekan lainnya, menjadi suntikan moral maupun spiritual terus meningkatkan kualitas.
Insyaa Allah, posisi Kabupaten Lahat pada Porprov XV Muba kali ini mampu berbicara banyak, sehingga atlet akan bersemangat untuk menjaga perbedaan, pungkasnya.



