TKPK Tanggamus Kunker ke Kabupaten Sragen

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Agung – Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Tanggamus melakukan kunjungan kerja sinergitas ke Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari, dimulai dari tanggal 24 sampai dengan 28 April 2018.

Rombongan Kabupaten Tanggamus dipimpin oleh Asisten I FB Karjiono didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tanggamus Hendra Wijaya Mega beserta tim gabungan dari Dinas Sosial, Dinas PMD, Sekretaris Kecamatan atau Kasi Kesmasa Kecamatan se-Tanggamus.

Diterima oleh Asisten I Indah Haryani, Asisten II Suharto, Asisten III Simon Nugroho dan Ka UPT – PK Nunuk Sri Rejeki mewakili Bupati Sragen Kusnidar Untung Yuni Sukowati.

Dalam sambutannya, mewakili rombongan Pemkab Tanggamus FB Karjiono menyampaikan terimakasih atas penerimaan yang telah diberikan. Kunjungan ini bertujuan guna mempelajari serta menggali informasi tentang penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sragen.

Pada kesemapatan itu, Asisten I Pemkab. Sragen Indah Haryani memaparkan sekelumit tentang sejarah berdirinya kabupaten setempat. Sragen berdiri 272 tahun yang lalu akan berulang tahun tanggal 27 Mei 2018. Sragen memiliki jumlah penduduk 987 ribu jiwa dan mayoritas bermata pencaharian dengan bertani. Adapun luas wilayah Sragen 94.155 Hektar, terdiri dari 20 kecamatan dan 208 desa/kelurahan.

TKPK Tanggamus akan diajak untuk melakukan kunjungan ke kantor UPT-PK guna melihat sistem pelayanan publik. Kemudian mengunjungi Kecamatan Ngrampal dengan aplikasi Paten dan mengunjungi Desa Pilangsari dengan aplikasi Padma. “Semua kecamatan dan desa di Sragen sudah menggunakan aplikasi online,” kata dia, Kamis (26/4).

Dalam mengentaskan kemiskinan salah satu upaya Pemkab Sragen adalah dengan memajukan dunia pendidikan. Melalui program beasiswa Rp12 juta pertahun dan mengalokasikan dana desa untuk membantu pengentasan kemiskinan.

Sementara Kepala Bappeda Tanggamus berharap kepada seluruh peserta TKPK Tanggamus dapat menyerap ilmu dan sharing pengalaman UPT-PK. “Sehingga hasil yang didapat bisa diterapkan oleh masing-masing kecamatan di Kabupaten Tanggamus,” kata Hendra. (Sul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com