Ternyata Memang Ada Pengembangan Wisata Curup Ekor Kuda di Bukit Kemuning

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KOTABUMI (HS) – Pembangunan objek wisata di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara, diketahui saat ini masih dalam proses tahapan awal.



Hal itu terkuak dari penjelasan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kehutanan Kabupaten Lampung Utara, Lulu, yang menyatakan bahwa benar ada rencana pengembangan wisata Curup Ekor Kuda yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi.

“Iya ada kerjaan pengembangan wisata Curup Ekor Kuda, ini buat sarana seperti buat jalan, Shelter (rumah/tempat berlindung) anggaran dari DAK kehutanan Provinsi,” jelas Luluk, kepada wartawan media ini.



Mengenai kawasan hutan yang berlokasi di Register 34, dijelaskannya bila ada yang namanya Perhutanan Sosial jadi pekerjaan itu sudah ada izin pemanfaatan dari Gapoktan setempat, didalam rangka pengelolaan program Hutan Kemasyarakatan (HKm).

Ada yang namanya Perhutanan Sosial, jadi pekerjaan itu sudah ada izin pemanfaatan dari Gapoktan setempat

Jadi kalau ada potensi wisata diarea tersebut dapat dikelola untuk kesejahteraan Gapoktan khususnya kemudian untuk masyarakat pada umumnya.

“Wisata ini harapannya bisa mendorong usaha usaha lainya. Ini legal, jadi kawanan ini ada kewenangan dan kami sudah izin dengan Kades setempat dan alhamdulillah diterima.” jelasnya.

Menurut Luluk, bahwa program ini dapat dikatakan positif dan dipastikan tidak akan merugikan masyarakat sekitarnya. Kemudian dipastika, jika program ini berjalan, diharapkan akan banyak lagi program program yang akan datang pada kegiatan ini.

“Namun ini tetap melalui proses kemudian akan meningkatkan kesejahteraan anggota Gapoktan dan masyarakat,” pungkasnya. (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com