Tanggamus Izinkan Randis untuk Mudik

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tanggamus–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengizinkan kendaraan dinas dipakai untuk transportasi mudik hari raya Idul Fitri 1438 hijriyah mendatang.

Pernyataan menggembirakan bagi pegawai dilingkup Pemkab Tanggamus yang memegang randis ini, dikatakan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Hi Samsul Hadi, M.Pd.I.

Menurut Samsul Hadi, seyogyanya kendaraan dinas di mamfaatkan untuk mudik oleh pegawai yang memegang randis. Karena keamanan randis akan lebih terjamin, dibandingkan jika ditinggal di rumah atau di kantor yang kondisinya kosong tak berpenghuni saat libur hari raya.

“Bolehlah, ga apa apa di izinkan membawa randis untuk mudik lebaran, asal dijaga. Karena randis tersebut jika di tinggal dirumah atau dikantor siapa yang tunggu,” kata Samsul Hadi, Selasa (20/6).

Samsul Hadi menambahkan, walaupun di izinkannya randis dibawa mudik hari raya Idul Fitri, namun yang menggunakannya yaitu pegawai pemegang randis harus lebih memperhatikan randisnya. Jangan sampai sibuk hari raya, randis tidak diperhatikan perawatannya, sehingga saat pulang mudik randis rusak.

“Kemudian bahan bakar harus ditanggung sendiri, jangan menggunakan surat perintah perjalanan dinas atau sppd, apabila ada kerusakan randis atau hilang ya harus diganti, jadi jangan seenaknya,” imbuhnya.

Diketahui, kebijakan Wabup Tanggamus Hi Samsul Hadi, M.Pd.I ini bertolakan dengan intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Istana Kepresidenan belum lama ini, yang mana Mendagri mengimbau kepala daerah tegas menertibkan pegawai negeri yang menggunakan mobil dinas untuk keperluan pribadi, salah satunya untuk mudik Lebaran.

Kemudian untuk diketahui juga, kebijakan larangan juga terdapat dalam Peraturan MenPAN RB Nomor 87 Tahun 2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.(sis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com