Suwarni Jadi Korban Begal Motor di Lampung Utara

Bagikan
  • 62
  •  
  •  
  •  
  •  
Kotabumi – Aksi pencurian motor disertai kekerasan kembali terjadi di Kabupaten Lampung Utara. Kali ini menimpa Suwarni (41), warga Jalan Cemara, Kelurahan Sribasuki, Kotabumi, Lampung Utara, Minggu (18/2) sekitar pukul 05.45 WIB.
Wanita berhijab warna hijau ini menerangkan, awalnya dia seorang diri berangkat ke Pasar Pagi Kotabumi mengendarai motor Honda Beat BE 3467 K. Suwarni melewati Jalan raya Ahmad Akuan, Sribasuki. Setibanya di daerah Kampung baru, Kelurahan Kotabumi Pasar, kendaraan korban diikuti dua orang tak dikenal.
Sampai di perlintasan rel Kampung Baru, kedua pelaku memepet motornya dan pelaku lainnya akan mengambil kunci motor. Namun, dirinya sempat membanting setang ke kiri, akibatnya kunci tidak berhasil diambil. Melihat hal itu, pelaku yang membawa motor  langsung menyalip kemudian memalangkannya, hingga korban tidak bisa kabur. “Seorang pelaku langsung mengeluarkan golok yang mengarah korban, sedangkan satunya lagi menunjukan pistol,” ujarnya saat melapor ke Polres Lampung Utara, Senin (19/12).
Korban begal motor, Suwarni, ketika melapor ke Polres Lampung Utara

Suwarni menerangkan kondisi jalan saat itu sudah ramai. Meski demikian, saat kejadian dirinya tidak ada yang menolong. “Saya sudah jerit minta tolong, tapi warga ataupun pengendara hanya melihat saja, mereka tidak berani menolong saya,” ujarnya, Senin (19/12).

Dirinya menerangkan kedua pelaku tidak mudah dikenali dari ciri fisik. Mereka berdua menggunakan helm full face, dengan mengenakn jaket. Usai kejadian, dirinya langsung pulang ke rumah dengan ‎warga yang kebetulan lewat. “Saya langsung pulang kerumah. Baru hari ini melapor ke Polres Lampung Utara,” katanya.
Sebelum melakukan pembegalan terhadap korban, tutur Suwarni, kedua pelaku sempat membeli rokok di salah satu warung di pinggir jalan di daerah Kampung Baru. Saat dirinya lewat, kemudian kedua pelaku langsung menghidupkan motornya dan mengejar laju kendaraannya. Beruntung saat kejadian, ‎pelaku tidak melukainya. “Saya langsung turun ketika pelaku mengancam pakai golok dan senpi,” kata perempuan yang berjulan cendol dipasar pagi Kotabumi ini.
Anggota reserse dan kriminal Polres Lampung Utara langsung melakukan penyelidikan, terkait peristiwa yang menimpa Suwarni. “Kami langsung menyelidikinya,” kata Kasatreskrim Polres Lampung Utara, AKP Supriyanto Husin, Senin (19/12).
Dirinya membenarkan korban telah melapor ke Polres Lampung Utara, dengan nomor LP/1125/XII/POLDA LPG/Res LU pada Senin tanggal 19 Desember 2016‎ sekitar pukul 11.30 WIB.
Dirinya mengimbau kepada masyarakat, khususnya kaum hawa untuk berhati-hati dalam berkendara motor. Di mana, jika berpergian sebaiknya melewati jalan yang ramai. “Bila perlu minta antar suami, atau orang terdekat untuk pergi,” beber dia.(efry).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com