Soal Dijamu Makan SMPN 26, Inspektorat Nilai Wajar

Bagikan
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung (HS) – Inspektorat Daerah Kota Bandar Lampung menganggap soal jamuan makan terhadap staf mereka adalah hal yang wajar. Tanggapan disampaikan saat dimintai konfirmasi atas pemberitaan yang berjudul “Uang Komite SMPN 26 Bandar Lampung untuk Jamu Makan Inspektorat”, Kamis (1/3).

“Kalau tanggapan saya, di semua peraturan eh bukan peraturan, ketentuan-ketentuan di dalam Pengelolaan Keuangan Daerah, baik Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota untuk dana biaya konsumsi tamu itu memang ada kode rekeningnya. Nah, mengenai menyangkut masalah Inspektorat yang tercantum di sini, ini adalah suatu bentuk pertanggungjawaban yang sah. Karena penggunaan dana itu, jamu makan itu ada,” kata Muslim Aliza, Pembantu Inspektur (Irban) Wilayah I Inspektorat Daerah Kota Bandar Lampung, Senin (5/3).

Dia menuturkan secara resmi mereka bertugas dengan Surat Perintah Tugas untuk melakukan pembinaan, pengawasan terhadap OPD khususnya kepada pihak SMPN 26.  “Karena dia ada posnya, itu wajar.  Masalah besaran ini karena kami kan memang sedikit, dikarenakan mungkin sudah dijelaskan disini (dalam berita ini) kan ada guru-guru juga makanya dia agak membesar. Paling yang saya agak ini di sini (maksudnya oleh Ditjen PPK) mungkin juga sudah ada di posnya, Di Juknis (petunjuk teknis) komite, ada oleh-oleh, kita juga belum lihat ya karena ada Rp500 ribu. Secara resmi kami anggap wajar,” pungkas Muslim.

Sementara itu, Plt. Kepala Sekolah SMPN 26 Bandar Lampung Wasiat, S.Pd., menyanggah soal jamuan dengan biaya sebesar Rp3.326.500 hanya untuk Inspektorat. Sanggahan disampaikan melalui pesan Watshapp. “Maaf sepertinya tidak begitu, tapi seperti yang saya sampaikan dulu, bahwa kami memberi konsumsi tamu, bukan untuk tamunya saja tapi juga untuk guru dan TU,” paparnya.

Hal lain belum ditanggapi oleh Kepala Sekolah Wasiat. (san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com