Selayang Pandang Sidang Istimewa DPRD Tulangbawang

Bagikan Berita

Menggala(HS),- Selayang pandang sidang paripurna istimewa DPRD Tulangbawang, dalam rangka HUT Kabupaten Tulangbawang Ke-22 tahun, berjalan lancar dan aman, meskipun hanya dihadiri 16 anggota Dewan, Rabu (20/03/2019).

Hadir dalam sidang, mewakili gubernur Theresia sormin,Ketua DPRD Tulangbawang Ir.Kadek, Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad, Bupati Mesuji, ketua DPRD Tulangbawang Barat, Ketua DPRD Mesuji, Kajari Menggala, Dandim 0426, Danlanud Pangeran M.Bunyamin, Kapolres Tulangbawang, Danki Suubden 3 Detasemen B pelapor Satuan Brimob Lampung, Ketua Pengadilan Negeri Menggala, Ketua Pengadilan Agama, Sekda, Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Staf Akhli Bupati, Kepala Kantor dan Para Pejabat Eselon 3.

Mantan bupati-wakil bupati Tuba, mantan sekda, ketua IKAD, ketua tim pengerak PKK dan anggota. Ketua GOW tuba, ketua darma wanita dan angota, Direktur RSUD menggala, Rektor universitas, ketua panwas, direktur BUMD tuba, direktur PDAM way tuba.

Kalapas mengala, kepala BPD cabang mengala, pimpinan bank se-tuba, kepala BPJS tuba, kepala kantor agaria, kepala kantor kementerian agama.

camat se-kab.tuba, para lurah, para kepala kampung, para tokoh adat megow pak ,para tokoh masarakat, agama, adat, pimpinan LSM, ,pimpinan parpol, media masa, puluhan wartawan.

Mengawali sambutannya Ketua DPRD Tuba Sopi’i dalam sidang istimewa, puji syukur senantiasa kita pajatkan kehadirat Allah SWT, tuhan yg maha esa atas segala nikmat dan karunianya, hari ini bisa bermakna menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD tuba.

Agenda memperinggati HUT Tuba Ke-22 Tahun, sekali gus memperingati HUT Propinsi Lampung Ke-55 tahun.

Menurut Sopi’i temanya kali ini “dengan semangat hari jadi yang ke-22 tahun Kabupaten Tulangbawang mari kita tingkatkan kinerja pelayanan masyarakat, untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri.

Rapat paripurna DPRD Tuba ke-1 tahun 2019 ini dalam rangka memperingati HUT Tulangbawang ke-22 tahun, sekaligus memperingati HUT ke-55 Provinsi Lampung, secara resmi kami buka. atas nama pimpinan DPRD, kami menghaturkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi tingginya, atas kehadirannya memenuhi undangan kami. Rapat paripurna dewan yang terhormat, agenda rutin tahunan ini dilaksanakan oleh DPRD, tidak lain salah satunya untuk memberi makna bagi kelahiran kabupaten Tulangbawang.

Acara ini disemarakan dengan kemeriahan dan even ceremonial paripurna, seperti ini akan tercatat dalam lembaran sejarah sebagai agenda rutin DPRD.

Peringatan HUT Kabupaten Tulangbawang akan menjadi istimewa ketika para jajaran eksekutif beserta masyarakat dan seluruh stakecholder yang ada termasuk DPRD sendiri mampu melakukan repleksi, setiap waktu berganti dengan penuh perjuangan, semangat pengabdian demi terwujudnya cita-cita berdirinya kabupaten Tulangbawang, menjadi masyarakat yang aman maju dan sejahtera.

DPRD sangat mengapresiasi kerja Pemkab, yang dipimpin oleh Ibu Hj.Winarti, SE.MH, gelar adat Pangeran Suri, didampingi oleh wakilnya Hendriwansyah.

Menurutnya 16 Nopember 2019, DPRD bersama pemkab, telah menyetujui dan kita semua sepakat mengesahkan APBD tahun anggaran 2019 sebesar Rp1,3 triliyun. Target pendapatan sebagian besar bersumber pada dana perimbangan DAU, DAK, dan dana bagi hasil pajak/bukan pajak. Pada Tulangbawang melakukan upaya meningkatkan alokasi dana perimbangan guna memperbesar ruang viskal.

Sementara pada pos belanja daerah APBD kabupaten Tulangbawang 2019 diarahkan untuk biaya pembangunan seperti, anggaran belanja langsung sektor pendidikan sebesar Rp144.096.494.000. anggaran belanja publik bidang kesehatan sebesar Rp135.070.245.000, dan anggaran inprastuktur sebesar Rp118.043.807.000.

Selain itu APBD diarahkan untuk mendanai belanja pegawai, pembangunan pertanian, perkebunan, peternakan, koprasi, UKM, pariwisata, belanja hibah, bantuan sosial, program pioritas lain nya, dan mengkordinir 25 program unggulan.

Mengenai dana desa (DD) kami berharap agar dapat dimaksimalkan, agar DD digunakan untuk mendanai hal-hal yang prioritas sesuai kebutuhan karakteristik masing-masing kampung, dapat dilaksanakan sesuai juklak dan juknisnya.

Kepada Dinas pemberdayaan masyarakat kampung-kelurahan, untuk dapat intensip melakukan pendampingan terhadap pemerintahan dan aparat kampung.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Inspektorat Pahada Hidayat soal pemanpaatan dana desa (DD) di kampung,? kepada hariansumatera.com mengatakan, selama ini tidak ada masalah, semuanya berjalan lancar, meskipun ada itu dibina, secara umum administrasinya sudah baik. Kalau ada penyimpaangan siapapun atau warganya, bisa melayangkan surat pengaduan kepada bupati tembusannya ke inspektorat, nanti kita akan tindak lanjuti kata Pahada Hidayat (gun/yuna).

https://www.hariansumatera.com