Satlantas Polres Tanggamus Gelar Razia Bersama Organda Dan Dinas Kesehatan

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Agung (HS) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanggamus bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Dan Organda lakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan hingga kelengkapan surat kendaraan serta tes kesehatan terhadap supir kendaraan Roda Empat Baik Bus truck maupun L-300 bagi yang melintas di Jalan lintas barat (Jalinbar). Kegiatan dilaksanakan didepan kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Tanggamus Jalan Lintas Barat Pekon Kota Agung, Rabu (26/2/2020).

Dalam Razia pemeriksaan kendaraan Satlantas Polres Tanggamus, melibatkan pihak Organda dan Jasaraharja untuk menertibkan angkutan umum yang melintas di Jalur Lintas Barat Kabupaten Tanggamus tersebut.

Kasatlantas Polres Tanggamus AKP Yuniartha mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan oleh pihaknya merupakan bentuk kepedulian terhadap pengendara agar taat peraturan dan menjaga keselamatan berkendara, adapun pemeriksaan yang dilakukan yakni kelengkapan surat-surat kendaraan dan standar muatan.

“Pelanggaran yang ditemui saat pemeriksaan juga beragam, diantaranya SIM supir habis masa berlakunya, STNK mati pajak, dan muatan yang melebihi kapasitas,” kata Kasatlantas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Kasatlantas juga mengungkapkan, pemeriksaan tersebut juga bertujuan untuk menertibkan kendaraan-kendaraan angkutan umum agar mengikuti aturan yang berlaku.

“Agar tertib berlalulintas, supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, karena akibat kelalaian itu akan membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ungkap Kasat.

Salah satu sopir pengendara truck Iwan Pramono asal dari Sidomulyo Kalianda yang hendak ke Bengkulu mengatakan, sudah tidak merasa kaget dengan adanya Razia karna iya mempunyai kelengkapan surat yang cukup. Dan beliau sangat mensuport adanya razia agar pengendara taat peraturan.

“Biasa saja karna sudah sering ketemu dengan Razia seperti ini, dan khususnya kita juga sudah lengkap, baik surat-suratnya maupun kelaikan kendaraan yang kita bawa”, kata Iwan

Usai pengecekan kendaraan Iwan pun di lakukan pemerikaaan kesehatan, untuk memastikan keselamatan dalam pengendara.

“tadi dilakukan pengecekan kesehatan seperti kadar gula darah dan tekanan darah. Dan selain dari kesehatan tadi dites urin, dan hasilnya negatif”, katanya.

Sementara itu, Koordinator tim kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, Baryanto menerangkan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan adalah tes kesehatan dasar bagi para pengemudi kendaraan angkutan umum.

“Jenis tes kesehatan itu, meliputi, tensi darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol,” terangnya.

Baryanto mengungkapkan, tim kesehatan yang diterjunkan sebanyak 4 orang dari Puskesmas KotaAgung, yang terdiri dari satu orang dokter, dua perawat dan tenaga analis satu orang.

“Untuk supir atau pengendara yang mengalami kelemahan dalam pemeriksaan itu, maka kami berikan eukasi atau penyuluhan dan diberikan obat, atau diberikan resep bila stok obat tidak ada,” ujarnya.

Lebih lanjut Baryanto mengaku, alasan diadakan pemeriksaan terkait 4 macam tes kesehatan itu, karena dapat berpengaruh pada konsentrasi para pengemudi saat mengendarai kendaraan.

“Seperti halnya tensi darah, bila dia terlalu tinggi akan memicu tingkat emosi pengendara, bila rendah akan menurunkan konsentrasi saat berkendara, jadi hal semacam itu akan membahayakan bila dipaksakan untuk terus mengemudikan kendaraannya, sehingga kita anjurkan untuk beristirahat sejenak dan diberi obat agar kondisi pengendara kembali normal,” terangnya.(Riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com