Rp130 Juta ADD Isorejo Dipakai untuk Keperluan Sekretaris Desa?

Bagikan
  • 104
  •  
  •  
  •  
  •  



Kotabumi (HS) РDugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa (DD) Isorejo, Kecamatan Bungamayang, Kabupaten Lampung Utara, mengindasikan keterlibatan Sekretaris Desa (Sekdes) Isorejo, Dodi. Pengelolaan DD tahun 2017 yang diterima desa tersebut terjadi mistifikasi (pengecohan) anggaran senilai Rp130 juta dan tidak jelas peruntukannya.

Pendamping Desa (PD) Kecamatan Bungamayang, Rahmat, membenarkan dugaan penyimpangan pengelolaan DD Isorejo. Dikatakannya, permasalahan ini sudah ditangani oleh pihak Inspektorat Lampura.

“Memang benar jika Sekdes Isorejo telah menggunakan DD untuk satu keperluan. Namun, untuk apa dana tersebut dipakai serta nilai pastinya, saya belum tahu. Kemungkinan jumlahnya mencapai Rp100 juta lebih,” ungkap Rahmat, saat dikonfirmasi, Senin, (16/10), melalui sambungan ponsel.

Dijelaskan Rahmat lebih jauh, upaya mediasi guna menyelesaikan persoalan ini sudah dilakukan melalui Inspektorat Lampura. Dikarenakan sebelum permasalahan ini mencuat, Sekdes Isorejo, Dodi, sangat tidak kooperatif.

“Sebelumnya bersama pihak Kecamatan Bungamayang, kami sudah layangkan panggilan sebanyak tiga kali. Namun tidak diindahkannya. Itulah sebabnya kami panggil melalui Inspektorat,” urai Rahmat seraya mengatakan bahwa di hadapan pihak Inspektorat yang diwakili Mujiono, Sekdes Dodi sudah mengakui jika dana tersebut sedang dipinjamnya untuk satu keperluan. Namun, Sekdes Dodi tidak menjelaskan kepastian penggunaan dana tersebut.

“Dalam pertemuan tersebut, dia (Dodi.red) berjanji segera mengembalikan dana yang digunakannya dan dituangkan dalam Surat Pernyataan. Jika sampai akhir bulan ini tidak ada niat baik dari yang bersangkutan, maka pihak Inspektorat akan menempuh ranah hukum,” jelasnya.

Meski demikian, Rahmat menegaskan sesuai ketentuan yang ada, Sekdes Dodi tidak diperkenankan menggunakan DD untuk satu kepentingan yang bersifat tidak jelas ataupun pribadi.

Sementara itu secara terpisah, Camat Bungamayang, Ibrodi Wilson, menyampaikan pihaknya telah meminta Sekdes Isorejo, Dodi, untuk bertanggung jawab.

“Saya sudah minta Sekdes Dodi agar dengan segera menyelesaikan apa yang harus diselesaikan. Dia juga sudah menyatakan kepada saya untuk bertanggung jawab serta dengan segera menyelesaikan pekerjaan yang belum diselesaikan,” ujar Camat Bungamayang, Ibrodi Wilson, saat dimintai keterangan, Senin, (16/10), via ponsel.

Meski demikian, Ibrodi Wilson mengatakan tahapan pekerjaan yang menggunakan DD tahun anggaran 2017 belum seluruhnya diselesaikan.

Ditempat terpisah, Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Lampura, Redho Tiansya, yang diwakili Kepala seksi Keuangan dan Kekayaan Desa, Reza, menyampaikan akan meneruskan permasalahan ini dengan pimpinan.

“Kami akan sampaikan persoalan ini pada pimpinan guna meminta arahan dan petunjuk agar dapat mengambil langkah serta kebijakan yang tepat. Prinsipnya, kami akan koordinaskan hal ini dengan pihak Kecamatan Bungamayang. Karena, Desa Isorejo berada dalam wilayah kecamatan itu,” pungkasnya. (efri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com