Rilis Akhir Tahun 2022 Kinerja Polda Lampung dan Jajaran

Bagikan Berita

Bandar Lampung (HS) – Rilis Akhir Tahun Laporan kinerja Polda Lampung dan Jajaran selama tahun 2022 sebagai implementasi transformasi menuju Polri yang Presisi. Bertujuan untuk meyakinkan masyarakat, bahwa tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penegakan hukum yang berkeadilan, benar benar dilakukan secara presisi.

Artinya kejadian apapun harus bisa diprediksi dan tindakan yang dilakukan harus bisa dipertanggung jawabkan, dan penegakan hukum harus bisa benar benar memenuhi rasa keadilan masyarakat.

Polda Lampung dalam menjalankan tugas pokoknya untuk memberikan perlindungan,
pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum yang berkeadilan di Provinsi Lampung, melakukan tugas tugas yang terdiri dari bidang pembinaan dan operasional.

Sebelum bidang pembinaan dan operasional terlaksana, tentunya fungsi perencanaan (Biro Perencanaan) memegang peranan penting untuk menentukan program progam yang tepat, sehingga pemeliharaan kamtibmas di Provinsi Lampung dapat benar benar dilaksanakan oleh masyarakat Lampung.

Pada tahun 2022 Biro Rena telah berhasil melaksanakan dan merealisasikan System Kelembagaan dan Tata Laksana Polsek serta Penguatan Struktur Organisasi Polri melalui pengusulan pembentukan Satuan Kepolisian pada tingkat Polsubsektor, Polsek, Polres, Satpolair, Sat Pamobvit dan Pembentukan Batalyon Brimob, yang saat ini pembahasan pembentukan tersebut telah sampai Kemenpan RB dan pada tingkat Mabes Polri.

Bidang pembinaan.

Pertama Biro SDM Polda Lampung, pada tahun 2022 jumlah Anggota Polri di Polda Lampung berjumlah 11.157 personal, terbagi menjadi Anggota Polri 10.617 personel dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) 540 personel.

Pada tahun 2022 terdapat sejumlah anggota Polri Polda Lampung telah mencapai masa Purna Bhakti atau pensiun, sehingga untuk memenuhi jumlah anggota Polri, Biro SDM melaksanakan rekrutmen yang terbagi atas:

  • Akpol sebanyak 5 orang lulus, dengan rincian Polki 4 orang, Polwan 1 orang dan Sipss, sebanyak 1 orang Polki.
  • Bintara melalui system proaktif dengan jumlah 7 orang dengan rincian Polki 4 orang Polwan 3orang.
  • Bintara Umum sebanyak 494 orang dengan rincian Polki 464 orang dan Polwan 30 orang, dan
  • Tamtama sebanyak 35 orang dengan rincian Brimob 33 orang, Polair 2 orang.

Biro SDM juga melaksanakan pendidikan ditingkat pengembangan, baik ditingkat Perwira Pertama, Menengah bahkan jenjang pendidikan Perwira Tinggi.

Sedangkan secara kualitas biro SDM Polda Lampung selama tahun 2022 terus meningkatkan kapasitas anggota Polri, melalui pendidikan pengembangan (dikbangpes), dilevel Tamtama, Bintara dan Perwira, kemudian melakukan perawatan personil dengan memperhatikan kesehatan personil dengan melaksanakan tes kesehatan berkala dan kesamaptaan berkala, serta melakukan olahraga rutin setiap minggunya, selain secara fisik, biro sdm polda lampung juga memberikan perawatan rohani dengan kegiatan keagamaan, seperti binrohtal, jumat agung dan lainnya, serta perawatan mental dan psikologis personel, dengan melakukan test psikologi berkala.

Memberikan Trauma Healing kepada Personil Polri dan PNS serta keluarga, pembekalan kepada anggota yang akan pensiun atau purna bakti dengan cara pelatihan pelatihan wirausaha, sehingga personil yang purna dapat mejalani kehidupan masa pensiun dengan lebih baik.

Dalam memberikan kesejahteraan kepada Personil Polri dan PNS Polri, Biro SDM menjalin kerjasama dengan pihak ketiga untuk menyediakan perumahan yang terjangkau dan Layak bagi anggota polri yang masih membutuhkan.

Bidang Anggaran (Bidang Keuangan)

Polda Lampung selama tahun 2022 mendapat DIPA sebesar Rp. 1.331. 931.962.373.000,- (satu triliyun tiga ratus tiga puluh satu miliyar sembilan ratus enam puluh dua juta tiga ratus tujuh puluh tiga ribu) dengan serapan sudah mencapai 100 %, terdiri dari anggaran belanja modal, belanja barang dan belanja pegawai, dalam mendukung tugas-tugas Kepolisian.

Bidang sarana dan prasarana (biro logistik). Tahun 2022 melaksanakan pembangunan diantaranya pembangunan Mapolda Lampung, Mako Polres Pringsewu, Mako Polres Tubaba, dan sarana prasarana lainnya, termasuk pengadaan alutsista.

Bidang sistem dan metode operasionalisasi. Aturan-aturan yang berlaku secara internal
maupun untuk umun didukung Bidang Hukum (bidkum), secara intens melakukan sosialisasi tetang peraturan-peraturan KapolrI maupun peraturan-peraturan Polisi yang baru diterbitkan, kemudian melakukan pendampingan hukum kepada anggota polri yang berhadapan dengan hukum, juga melakukan upaya perlawanan hukum dalam bentuk praperadilan yang ditujukan kepada Polda Lampung dan jajaran, khususnya alam proses penegakan hukum.

Penghargaan

Tahun 2022 Polda Lampung telah menerima berbagai Penghargaan sebagai berikut:

  • Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Wahyu Widiarso Suprapto, menerima penghargaan dari Gubernur Lampung atas partisipasinya dan peran aktif dalam penegakkan
    protokol kesehatan covid-19 dan percepatan vaksinasi covid-19 serta penguatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat mikro di provinsi Lampung.
  • Kabid Propam Polda Lampung pada pelaksanaan Rakernis Propam Polri tahun 2022 mendapat penghargaan dari Kapolri Jendral Polisi Listiyono sigit prabowo, terkait kinerja terbaik
    dalam penanganan pelanggaran Anggota Polri.
  • Kapolsek Trimurjo Lampung Tengah Iptu Rihamuddin Nur, mendapat Juara 1 Lomba MTQ tingkat Mabes Polri.
  • Direskrimum Polda Lampung Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, menerima penghargaan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional atas kinerja ungkap kasus mafia tanah di Provinsi Lampung.
  • Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung mendapat Juara ke-2 se Indonesia lomba Video Implementasi Keadilan Restoratif, diberikan pada saat Rakernis Bareskrim di Bali.
  • Kapolda Lampung beserta staf dan jajaran menerima penghargaan dari BP2MI RI atas keberhasilan pengungkapan TPPO (ilegal penempatan pekerja migran indonesia lampung) di wilayah hukum Polda Lampung tahun 2022,.
  • Piagam penghargaan dari Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung Kementerian Keuangan kepada tiga Polres Jajaran Polda Lampung sebagai satuan kerja terbaik, “kinerja pelaksanaan anggaran semester I tahun 2022” dari 39 satker jajaran Polda Lampung, yaitu, Polres Lampung Timur, Polres Metro, dan Polres Way Kanan.
  • Kepolisian Daerah Lampung sebagaI bagian anggaran kementerian/lembaga terbaik, “kinerja penyerapan anggaran semester I tahun 2022” peringkat ke 2 dari 41 Kementerian/lembaga.

Polda Lampung juga memperkuat kerjasama dengan pihak eksternal Polda Lampung. Pada tahun 2022 menjalin komunikasi dengan berbagai macam pihak seperti dengan Forkopimda, Tokoh Agama, Akademisi dilingkungan Universitas dan Rektorat seluruh Lampung, Ormas Agama, Ormas Pemuda dan lainnya.

Bidang operasional

Pelaksanaan tugas polri yang melingkupi tugas pokok perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat serta penegakan hukum yang berkeadilan. Polri melakukan strategi strategi Pemolisian.

Pertama preemtif,
Fungsi ini diemban oleh fungsi Intelijen, Binmas, Polair, Lalulintas, Reserse Kriminal Umum, Reserse Narkoba dan Reserse Kriminal Khusus.

Direktorat Intelkam, tahun 2022 telah melaksanakan deteksi sebanyak 913 giat, salah satunya yang menonjol adalah deteksi terhadap paham radikalisme yang ada di provinsi Lampung, serta dalam mendukung pelaksanaan Pemilu 2024, direktorat intelkam melaksanakan Forum Group Diskusi, dengan tujuan untuk meminimalisir hoaks dan berita bohong sehingga mengurangi potensi gangguan kamtibmas dalam pelaksanaan pemilu 2024 nanti.

Direktorat Binmas, tahun 2022 melaksanakan kegiatan yang melibatkan masyarakat, sehingga terciptanya hubungan emosional yang baik antara Polri dan masyarakat. Kegiatan dengan masyarakat yang dilaksanakan antara lain sambang, penyuluhan kepada masyarakat,
pembinaan Saka Bhayangkara, lomba Mini Soccer, pengajian, program Jumat Curhat dan Tablig Akbar.

Direktorat Lalulintas, melaksanakan pendidikan berlalulintas kepada masyarakat, pelayanan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

Direktorat Polair, berfokus pada penyuluhan kepada nelayan dan masyarakat sekitar pantai tentang aturan aturan hukum yang harus dipatuhi oleh para nelayan dan masyarakat sekitar pantai.

Direktorat Reserse Kriminal Umum, dalam upaya pelaksanaan kegiatan preemtif pada tahun 2022 berfokus pada sosialisasi dan penyuluhan terkait anak anak yang berhadapan dengan hukum.

Direktorat Narkoba, giat melaksanakan penyuluhan terutama ke sekolah-sekolah,
tentang bahaya penggunaan Narkoba.

Direktorat Reserse Khusus, memberikan pembinaan terkait wilayah bebas korupsi
kepada masyarakat.

Kedua Dalam Bidang Preventiv.

Fungsi ini diemban oleh : Sabhara, Pamobvit, Lantas, Brimob serta Polair.

Drektorat Sabhara, dengan melaksanakan Turjawali, yaitu pengaturan, penjagaan,
pengawalan dan patroli, dengan sasaran tercapainya rasa aman dan nyaman kepada
masyarakat, serta mencegah terjadinya ganguan kamtibmas dan tindak kejahatan dalam bentuk apapun.

Direktorat Pam Obvit, melaksanakan pengamanan dan penjagaan objek-objek vital seperti pengaman tempat-tempat wisata dan pengamanan vip, serta melaksanakan pengamanan pada perusahaan-perusahaan yang telah menjalin mou dengan Direktorat Pam Obvit.

Direktorat Lalulintas, dengan melaksanakan pengaturan lalulintas kendaraan dijalan
raya, sehingga terciptanya kelancaran dan kenyaman serta keselamatan berlalulintas , serta melaksanakan patroli dalam upaya meminimalisir terjadinya pelanggaran lalulintas dan kecelakaan lalulintas.

Satuan Brimob, melaksanakan kegiatan pengaman, penjagaan, serta patroli
dengan tujuan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas dan segala bentuk tindak kejahatan.

Direktorat Pol Air, melaksanakan kegiatan patroli air dengan tujuan mencegah
terjadinya pelanggaran-pelanggaran serta tindak kejahatan yang berfokus pada jalur
perairan seperti illegal fishing, serta menjaga masuknya tindak kejahatan melalui jalur laut,
seperti peredaran narkoba yang menggunakan jalur laut.

Ketiga Tindakan Represif.

Tindakan represif atau penegakan hukum secara paksa, tindakan ini adalah langkah terakhir yang digunakan oleh Polri dalam penyelesaian kasus-kasus pelanggaran dan tindak kejahatan.

Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas)
sebagaimana fungsi berhubungan dengan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalu lintas masih adanya pelanggaran dalam berlalu lintas.

Adapun data pelanggaran lalu lintas, sebagaI berikut;

Data Tilang,

Tilang tahun 2021 (jan-des) sebanyak 27.902. Tilang tahun 2022 (jan-des) sebanyak 36.614. Tilang berdasarkan trend naik 31 persen.

Data Korban Lakalantas.

Kecelakaan tahun 2021 (jan-des) sebanyak 1738 kasus. Kecelakaan tahun 2022 (jan-des) sebanyak 1755 kasus. Kecelakaan berdasarkan trend naik 1 persen.

Data Korban Luka.

Korban luka ringan tahun 2021 (jan-des) sebanyak 1.617. Korban luka ringan tahun 2022 (jan-des) sebanyak 1.597. Korban berdasarkan trend turun 1 persen.
Korban luka berat tahun 2021 (jan-des) sebanyak 793. Korban luka berat tahun 2022 (jan-des) sebanyak 1002. Korban luka berat berdasarkan trend naik 26 persen.
Korban meninggal dunia tahun 2021 (jan-des) sebanyak 668. Korban meninggal dunia tahun 2022 (jan-des) sebanyak 642. Korban meninggal dunia berdasarkan trend turun 4 persen.

Dalam mendukung kebijakan Kapolri terkait perubahan tilang manual menjadi tilang
elektronik E-TLE, Polda Lampung telah memasang perangkat penggunaan E-TLE di sejumlah ruas jalan.

Direktorat Reserse Kriminal Umum,
menangani kasus-kasus yang menjadi perhatian publik antara lain

Kejahatan Konvensional.

Crime total tahun 2021 sebanyak 7.635 kasus.Crime clearence tahun 2021 sebanyak 4.749 kasus. Trend penyelesaian 2021 sebanyak 62 persen.

Crime total tahun 2022 sebanyak 8.395 kasus. Crime clearence tahun 2022 sebanyak 4.860 kasus. Trend penyelesaian 2022 sebanyak 58 persen.

Kasus Menonjol.

Kejahatan jalanan/ street crime.
Crime total tahun 2021 sebanyak 4.404 kasus.Crime clearence tahun 2021 sebanyak 2.470 kasus. Trend penyelesaian 56 persen.

Crime total tahun 2022 sebanyak 4.990 kasus. Crime clearence tahun 2022 sebanyak 2.526 kasus. Trend penyelesaian 51 persen.

Curat.

Crime total tahun 2021 1346 Kasus. crime clearence tahun 2021 760 kasus.Trend penyelesaian 91 persen.

Crime total tahun 2022 27 kasus. Crime clearence tahun 2022 30 kasus. Trend penyelesaian 111 persen

Crime total tahun 2022 sebanyak 1663 kasus
crime clearence tahun 2022 sebanyak 880 kasus. Trend penyelesaian 56 persen.

Curas

Crime total tahun 2021, 356 kasus. Crime clearence tahun 2021, 241 kasus. Trend penyelesaian 68 persen.

Crime total tahun 2022 , 312 kasus.
crime clearence tahun 2022, 200 kasus.Trend penyelesaian 64 persen.

Anirat
Crime total tahun 2021, 157 kasus.
crime clearence tahun 2021, 100 kasus. Trend penyelesaian 64 persen.
Crime total tahun 2022 , 104 kasus. Crime clearence tahun 2022, 77 kasus. Trend penyelesaian 74 persen

Penyalahgunaan Senpi.

Crime total tahun 2021, 33 kasus.
crime clearence tahun 2021, 30 kasus. Trend penyelesaian 91 persen.
Crime total tahun 2022 , 27 kasus. Crime clearence tahun 2022, 30 kasus. Trend penyelesaian 111 persen

Kejahatan yang berorientasi Gender dan rentan

Crime total tahun 2021, 460 kasus. Crime clearence tahun 2021, 378 kasus. Trend penyelesaian 82 persen.

Crime total tahun 2022, 536 kasus. crime clearence tahun 2022, 383 kasus. Trend penyelesaian 71 persen

Kejahatan bidang pertanahan.

Crime total tahun 202, 106 kasus. crime clearence tahun 2021, 66 kasus. Trend penyelesaian 62 persen.

Crime total tahun 2022, 107 kasus
crime clearence tahun 2022, 54 kasus. Trend penyelesaian 50 persen.

Kejahatan tran Nasional, Tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Crime total tahun 2021, 4 kasus. Crime clearence tahun 2021, 4 kasus. Trend penyelesaian 100 persen

Crime total tahun 2022, 6 kasus. Crime clearence tahun 2022, 7 kasus. Trend penyelesaian 116 persen.

Pada tahun 2022, Direktorat Reserse Umum menangani kasus kasus menonjol yang berhasil menyita perhatian public antara lain :

  1. Pengungkapan kasus curat dengan 30 TKP oleh Polresta Bandar Lampung dengan jumlah barang bukti 2 buah sajam, kunci letter T, kunci magnet dan 1 unit kendaraan roda 2.
  2. Ungkap kasus perampokan BRI Link di kabupaten Lampung Timur yang memakan korban seorang pekerja BRI Link atas nama Leli Agustin, dengan barang bukti satu pucuk senjata rakitan, uang senilai Rp. 50 juta rupiah, dan 1 unit motor milik pelaku
  3. Kasus pertanahan malang sari yang melibatkan 5 orang tersangka yang berperan aktif jelaskan sertifikat maupun dokumen otentik
  4. Kasus curat Lampung Utara dengan barang bukti 3 buah handphone, 1 unit moto milik korban
  5. Kasus pembunuhan satu keluarga di Way Kanan yang dilakukan oleh anggota keluarganya dengan barang bukti sebilah kampak, dan tubuh korban dimasukkan kedalam septic tank
  6. Kasus pembakaran PT Gunung Aji di Lampung Tengah yang dilakukan 7 orang tersangka yang membawa sajam dan sejumlah kendaraan roda 2
  7. Kasus Polisi tembak Polisi di lampung tengah dengan motif sakit hati, yang terjadi dirumah korban dan saat ini proses sudah sampai tahap sidang
    penyelesaian.

Restoratif Justice Polda Lampung dan jajaran selama tahun 2022 berjumlah 1.405.

Keberhasilan Polda Lampung dalam mengungkap tindak pidana yang terjadi di Provinsi Lampung, tidak terlepas dari peran serta Tekab 308 Anti Bandit Polda Lampung. Dalam hari jadinya yang ke-7 dihadiri langsung oleh pendirinya, Brigadir Jendral Polisi (pur) Edwardsyah Pernong.

Sementara pada tahun 2022, Direktorat Reserse Kriminal Khusus berhasil menangani kasus- kasus kejahatan yang merugikan negara. Seperti di bawah ini;

Cyber Crime,
Tahun 2021 sebanyak 92 kasus, selesai 50 kasus, trend penyelesaian 54 persen.
Tahun 2022 sebanyak 150 kasus, selesai 96 kasus, trend penyelesaian 64 persen

Korupsi
Tahun 2021 sebanyak 22 kasus, selesai 11 kasus, trend penyelesaian 50 persen.
Tahun 2022 sebanyak 13 kasus, selesai 5 kasus, trend penyelesaian 38 persen.

-Illegal minning.

Tahun 2021 sebanyak 10 kasus, Selesai 6 kasus, trend penyelesaian 60 persen.
Tahun 2022 sebanyak 18 kasus, selesai 16 kasus trend penyelesaian 88 persen.

llegal logging
Tahun 2021 sebanyak 11 kasus, selesai 11 kasus, trend penyelesaian 100 persen.
Tahun 2022 sebanyak 18 kasus, selesai13 kasus, trend penyelesaian 72 persen

Fidusia
Tahun 2021 sebanyak 22 kasus, selesai 12 kasus, trend penyelesatan 55 persen.
Tahun 2022 sebanyak 24 kasus, selesai 13 kasus, trend penyelesaian 54 persen.

KSDA.

Tahun 2021 sebanyak 14 kasus, selesai 9 kasus, trend penyelesaian 64 persen.
Tahun 2022 sebanyak 20 kasus, selesai 20 kasus, trend penyelesaian 100 persen.

Uaang Negara yang diselamatkan dalam penanganan tindak pidana korupsi sebanyak:
Tahun 2021 Rp. 70.000.000,(tujuh puluh juta rupiah). Tahun 2022 Rp. 17.509.646.468,-( tujuh belas milyar lima ratus sembilan juta enam ratus empat puluh enam ribu empat ratus enam puluh delapan).

Kasus menonjol yang ditangani direktorat reserse khusus diantaranya:

  1. Judi online dengan jumlah tersangka 25orang, dengan barang bukti 14 unit komputer,
  2. Korupsi pengerjaan konstruksI jalan Profesor Doktor Ir Sutami dilingkungan Kementrian PUPR, Dirjen Bina Marga
  3. llegal loging terjadi lampung tengah, dengan 2 orang tersangka, barang bukti 15 batang kayu jenis sonokeling, 1 unit senso, 1 buah golok, 1 unit motor
  4. llegal minning tambang emas di Way Kanan dengan tersangka 1 orang dan 1 unit alat tambang
  5. Fidusia dengan tersangka 1 orang dengan modus operandi arisan investasi bodong, sehingga korban mengalami kerugian materil sebesar 2,9 milyar
  6. pupuk palsu dengan 1 orang tersangka serta barang bukti pupuk palsu sebanyak 60 karung.
  7. Penyalahgunaan pupuk subsidi dengan tersangka 2 orang , modus operandi
    memanipulasi data laporan dan pendistribusian, serta julah barang bukti 175 karung pupuk.
  8. Penyalahgunaan bbm bersubsidi sejumlah 49 ribu liter yang dilakukan oleh 6 orang tersangka.
  9. Dugaan korupsi dana pengadaan tanah genangan bendungan Marga Tiga Lampung Timur yang masih dalam tahap penyelidikan

Selama tahun 2022 direktorat reserse narkoba berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba sebanyak 1456 kasus dengan 2011 tersangka adapun kasus menonjol yang berhasil diungkap antara lain:

  1. Pengungkapan kasus 53 kg sabu oleh Satgas Siger Polda Lampung.
  2. Pengungkapan kasus 75 kg ganja
  3. Ungkap kasus 1300 butir extasi.
  4. Pengungkapan dan pemusnahan ladang ganja seluas 2 hektar dengan baranG Bukti 12 ton ganja.
  5. Pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak 310,6kg ganja, 172,5 kg sabu, 43.381 butir Extasi dan 4998 butir happy five.

Selama tahun 2022 Polda Lampung telah melaksanakan beberapa Operasi Kepolisian terdiri dari; Operasi Polisi Kewilayahan dan Operasi Kepolisian Terpusat.

Operasi Kepolisian Kewilayahan Mandiri Tahun 2022.

Operasi Keselamatan Krakatau 2022.

Dengan sasaran: Ciptakon dalam rangka membangun opini dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri guna meningkatkan kesadaran masyarakat dan kepatuhan hukum.

Hasil yang dicapai: Ter ciptanya opini masyarakat akan pentingnya kesadaran dan kepatuhan hukum.

OPERASI PATUH KRAKATAU 2022.

Dengan sasaran: meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang Kamseltibcarlantas.

Hasil yang dicapai: terciptanya kesadaran akan pentingnya ketertiban dalam berlalulintas.

Operasi Zebra Krakatau 2022.

Dengan sasaran: Meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunnya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcarlantas jelang natal 2022 dan tahun baru 2023.

Hasil yang dicapai: Terciptanya keamanan dan ketertiban jelang natal dan tahun baru.

Operasi Cempaka Krakatau 2022.

Dengan sasaran: Penegakan hukum terhadap segala bentuk penyakit masyarakat terutama pemberantasan kejahatan premanisme, kejahatan jalanan, perjudian, prostitusi, Debt Collector yang menggunakan jasa preman dan kejahatan lainnya.

Hasil yang dicapai: Terciptanya situasi yang kondusif.

Operasi Antik Krakatau 2022 .

Dengan sasaran: Penegakan hukum terhadap kejahatan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

Hasil yang dicapai: Terjadi penurunan trend pengunaan narkoba

Operasi Sikat Krakatau 2022.

Dengan sasaran: Penanggulangan kejahatan curas, curat dan curanmor serta penyalahgunaan senpi ilegal.

Hasil yang dicapai : Terjadi penurunan angka kriminalitas di wilayah Polda Lampung

Operasi Tuhuk Krakatau 2022.

Dengan sasaran: Pengamanan kegiatan World Surfing League (WSL) tahun 2022 “Krui Pro Surfing QS 5000” di kawasan wisata Pantai Tanjung Setia, Pesisir Selatan kabupaten Pesisir Barat.

Hasil yang dicapai terselenggaranya pelaksanaan kegiatan world surfing dengan aman dan lancar.

Operasi Bina Waspada Krakatau 2022.

Dengan sasaran: Pembinaan dan penyuluhan terhadap orang/kelompok yang diduga
berpotensi radikal dimasa pandemi Covid-19.

Hasil yang dicapai tercipta situasi aman dan kondusif.

Operasi Bina Kusuma Krakatau 2022.

Dengan sasaran: Pembinaan dan penyuluhan terhadap kenakalan remaja, premanisme dan
daerah rawan konflik.

Hasil yang dicapai: Terjadi penurunan kasus kenakalan remaja dan premanisme di daerah
rawan konflik.

Dalam rangka percepatan implementasi Presisi, Presiden memberikan pengarahan tentang penyederhanaan kebijakan Presisi melalui Program Quick Wins, dengan 9 program diantaranya :

  1. Meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui media sosial.
  2. Optimalisasi pelayanan publik.
  3. Pengembangan SDM unggul
  4. Perbaikan interaksi polisi dengan masyarakat dijalan atau area publik.
  5. Optimalisasi pemolisian masyarakat.
  6. Penguatan kerja sama dengan pihak eksternal.
  7. Penerapan budaya integritas dan antikorupsi.
  8. Respon problem akut.
  9. Digitalisasi penegakan hukum Lalulintas.

Pelaksanaan 9 program quick wins presisi tersebut disampaikan secara berjenjang, dimulai dari Kapolri memberikan arahan kepada seluruh pejabat Mabes Polri dan para Kapolda jajaran, selanjutnya Kapolda memberikan arahan kepada PJU Polda dan Polres jajaran. Perlu Diketahui bahwa dalam implementasi pelaksanaan program Quck Wins ini, Polda Lampung dan jajaran telah mencapai target 100%. Hal ini dibuktikan dengan hasil survey, bahwa Polda Lampung dan jajaran mendapat kepercayaan masyarakat sebesar 83,33%, hingga menempati peringkat ke-4 dari seluruh polda di indonesia.

Tugas-tugas Polda Lampung dalam rangka perlindungan, pengayoman, pelayanan dan penegakan hukum yang berkeadilan tidak lepas dari peran pengawasan melekat dari fungsi Itwasda.

Tahun 2022 Itwasda Polda Lampung melaksanakan audit kepada jajaran Polda Lampung yang dibagi dalam 2 tahapan dengan hasil temuan sebanyak 724, yang harus diperbaiki satker dan satwil jajaran Polda Lampung, kemudian audit pada Polsek jajaran dengan hasil temuan 417 yang harus diperbaiki. Audit bertujuan menjaga pelaksanaan dan operasi yang dilaksanakan sehingga dapat mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Polri dan Polda Lampung khususnya.

Demi menjaga personil dalam melaksanakan tugas dengan baik, selama tahun 2022 Bid Propam Polda Lampung telah memproses pelanggaran Anggota, diantaranya;

-Pelanggaran Disiplin (Garplin) personil. Tahun 2021 sebanyak 262 perkara. Tahun 2022 sebanyak 190 perkara. Berdasarkan trend turun 27 persen

-Pelanggaran kode etik profesi polri (KEPP). Tahun 2021 sebanyak 137 perkara. Tahun 2022 sebanyak 108 perkara. Berdasarkan trend turun 21 persen
-Pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Tahun 2021 sebanyak 51 personil. Tahun 2022 sebanyak 23 personil. PTDH berdasarkan trend turun 55 persen

Demikian rewind tahun 2022 Polda Lampung dan jajaran, kami Polda Lampung siap bekerja, bekerja dan bekerja, demi mewujudkan Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dan selaku penegak hukum yang berkeadilan. (Rls/San)

https://www.hariansumatera.com