Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Provinsi Lampung

Bagikan Berita

BANDAR LAMPUNG (HS) – Pemerintah Provinsi Lampung melaksanakan Rakor Inflasi yang dipimpin Asisten Prekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan didampingi Karo Perekonomian Asrul Tristianto bertempat di Gedung Ruang Command Center lantai 2 Dinas Kominfo Provinsi Lampung, Kamis (4/06/2026).

Rapat di hadiri Seluruh Asisten Perekonomian dan Pembangunan se Provinsi Lampung dan Kabag Perekonomian Kab/Kota

Poin-Poin Penting Hasil Rakor:**

📊 Realisasi Inflasi
Inflasi Lampung per Mei 2026 tercatat 0,82% (mtm) dan 1,94% (yoy). Posisi saat ini dinilai aman dan masih berada dalam rentang sasaran target.

⚠️ Pemicu Utama
Kenaikan harga didominasi kelompok volatile food, khususnya komoditas hortikultura (cabai & bawang) akibat curah hujan tinggi yang mengganggu pasokan dari hulu.

⛈️ Risiko ke Depan
Perlu kewaspadaan dini terhadap ancaman anomali cuaca El Nino kuat pada Semester II 2026 yang berpotensi menekan produktivitas pangan.

🚀 Fokus Strategi 4K:

1️⃣ Keterjangkauan Harga: Intensifikasi Operasi Pasar Murah, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan optimalisasi beras SPHP Bulog.

2️⃣ Ketersediaan Pasokan: Penguatan cadangan pangan dan menggalakkan gerakan menanam mandiri di pekarangan.

3️⃣ Kelancaran Distribusi: Subsidi ongkos angkut logistik pangan dan perluasan Kerja Sama Antar Daerah (KAD).

4️⃣ Komunikasi Efektif: Edukasi belanja bijak serta integrasi data multi-lembaga lewat Command Center sebagai sistem peringatan dini (EWS).

Respon Operasional
Intervensi pasar oleh TPID ke depan akan dipandu cepat berdasarkan ambang batas kenaikan harga komoditas:

  • 🟢 Normal: \pm 5\%
  • 🟡 Waspada: \ge 10\%
  • 🟠 Siaga: \ge 15\%
  • 🔴 Krisis: \ge 20\%

“ Ajang Rakor Tata Kelola Pengendalian Inflasi Daerah ini bagaimana kita semua melaksanakan strategi pengendalian inflasi di Lampung dan memahami metode perhitungan inflasi” ujar Mulyadi Irsan (*)

https://www.hariansumatera.com