Puluhan Hektar Tanaman Padi di Rawajitu Kekeringan

Bagikan Berita

Rawajitu (HS)’- Kemarau panjang tahun ini, puluhan hektar tanaman padi di kecamatan Rawajitu Selatan terancam gagal panen  akibat kekeringgan,.  Sabtu(20/10/2018).

Laporan wartawan   hariansumatera.com, Petani dibeberapa kampung menerima pasrah atas kekeringgan yang melanda tanaman padinya,  mereka tidak berani memasukan air laut kelahan sawah, di karnakan air laut  kalau di paksakan tanaman padi akan mati.

puluhan hektar tanaman padi sawah menggalami kekeringgan dikampung Bumiratu kata Sulis petani sawah.

Menurutnya petani memilih membiar kan tanaman padi nya kekeringgan, ketimbang memasukan air asin ke dalam lahan persawahan karna padi akanmati.

Petani berharap air embun banyak turun dimalam hari membasahi tanaman padi agar tetap hidup,  sementara sudah beberapa bulan ini hujan tidak kunjung turun.

Kekeringgan juga melanda puluhan hektar tanaman padi dikampung Hargo Mulyo, tanah sawah menggalami retak-retak kata Bandar mantan kepala kampung setempat.

Menurut Samsu tokoh masyarakat kampung Karya Cita Abadi sedikitnya 40Ha tanaman padi mati kekeringgan akibat kemarau dan masuknya air laut.

Lain cerita petani di kampung Hargorejo kecamatan Rawajitu Selatan, lahan tanaman padi gaduh tahun ini 2000Ha milik para petani setempat berhasil di panen, pendapatan hasil panenan rata-rata 5 ton per hektar, diakui Karsono ketua BPK setempat.

Menurut Karsono keberhasilan panenan gaduh tahun ini para petani menggadakan syukuran berdo,a bersama dan menanggap jaranan di lahan pesawahan TR 13

Keberhasilan ini kata karsono petani sudah bisa membaca perobahan cuaca setiap tahunnya. Setelah panen rendenggan petani secara serempak menggarap lahan sawah untuk menanam padi gaduh, cara ini dilakukan untuk menghindari air laut masuk kelahan persawahan. (Gun)

https://www.hariansumatera.com