PT Natarang Mining Melakukan Penanaman Pohon di Register 39

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Negeri Semuong (HS) – PT Natarang Mining melakukan aksi penanaman pohon diarea reklamasi Waylinggo Register 39, dengan tema “Satu Pohon Seribu Harapan”. Aksi ini adalah bagian dari rangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2020.

Selain kegiatan menanam pohon, juga diikuti dengan penandatanganan Komitmen Bersama oleh semua peserta yang hadir dalam rangka Perlindungan dan Pengelolaan Hutan di Kawasan Hutan
Lindung Register 39. Selasa (30/6/20)

Dalam kegiatan tersebut turut ikut serta Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanggamus Kemas Amin Yusfi, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Agung Utara Zulhaidir, anggota Polsek Wonosobo,Koramil Wonosobo, Anggota DPRD Lampung Barat, Kepala Pekon Gunung Doh, Kepala Pekon Rowo Rejo, Kepala Pekon Bandar Agung dan Kepala Pekon Petay Kayu.

Abjan Masuara Kepala Teknik Tambang PT. Natarang Mining menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam melakukan kegiatan reklamasi pada lahan bekas kegiatan pertambangan untuk dikembalikan kepada fungsinya.

Kepala natarang mining abjan pun, berharap agar hutan kembali seperti layaknya hutan lindung yang ada di kabupaten tanggamus, hingga beliau mengajak ke semua pihak untuk bersama-sama mengambil peran dalam menghijaukan kawasan hutan lindung yang ada kawasan kerja PT Natarang Mining dan sekitarnya.

“Saya juga jelaskan bahwa saat ini perusahaan memasuki fase perawatan dan pemeliharaan tanpa adanya produksi dalam beberapa bulan mendatang, perusahaan tetap berkomitmen melakukan pengelolaan lingkungan,” kata Abjan.

Koordinator Bidang Lingkungan PT. Natarang Mining, sekaligus sebagai penggungjawab kegiatan Haifa Fawwaz Atmaya mengatakan kegiatan penanaman dimulai sekitar pukul 10:00 wib hingga 14:00 wib dan diisi dengan
kunjungan lapangan disekitar area reklamasi serta area pembibitan PT Natarang Mining.

Dijelaskan Haifa, aksi penanaman pohon merupakan program rutin PT Natarang Mining untuk memulihkan lahan bekas tambang berdasarkan Dokumen AMDAL dan Keputusan Menteri ESDM No. 1827 Tahun 2018.”Melalui acara penanaman bersama perusahaan dan instansi setempat dalam pengelolaan lingkungan untuk mempertahankan keberlangsungan ekosistem di sekitar tambang,”terangnya.

Sementara Sekretaris Dinas LH Tanggamus Kemas Amin Yusfi menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan penanaman ini sebagai salah satu upaya konservasi di lahan bekas tambang.

“Adanya penanaman pohon sebagai upaya reklamasi dapat mencegah erosi dan menjaga kestabilan lingkungan sehingga keseimbangan alam tetap terjaga dan lestari.Kami berharap kegiatan ini
dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melakukan tindakan yang nyata dalam penyelamatan lingkungan,”tandas Kemas mewakili Kepala Dinas LH Gilas B.Kurniawan.(riz/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com