Program KTP Gratis Bupati Tulang Bawang Tercoreng, Warga Rawa Pitu Harus Bayar Rp80 Ribu

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rawa Pitu (HS) – Niat baik Bupati Tulangbawang dengan program pembuatan KTP gratis tercemar, lebih tepatnya gara-gara nila setetes rusak susu sebelanga, kejadiannya di Kampung Batang Hari, Kecamatan Rawa Pitu. Warga harus membayar uang administrasi Rp80 ribu, Sabtu (30/05/2020).

Menurut Prasetio, warga Rt-16, Rk-05 Kampung Batang Hari itu berbagi ceritanya, kejadiannya hari ini, Sabtu (30/05) pukul 08.00wib, rumah orangtuanya didatangi Ketua RK Edi bersama istrinya, mengabarkan KTP yang dibuat saat kunjungan kerja bupati sudah jadi, dengan syarat membayar uang administrasi Rp80 ribu.

Edi Susanto, Ketua Rk-05 ketika dihubungi hariansumatera.com membenarkan adanya uang administrasi penebusan E-KTP, itu sudah merupakan ketentuan pemerintah kampung, uangnya disetorkan ke juru tulis.

Sepengetahuan Edi, kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) itu diserahkan dari staf kecamatan kepada Juru Tulis Kampung, saya disuruh menyampaikan dengan syarat menyerakan uang administrasi Rp8o ribu, menurutnya pembuatan KTP gratis itu ketika kunjungan kerja bupati ke Kampung, karena banyaknya peminat membuat E-KTP tidak bisa semua dicetak ditempat. Data pembuatan E-KTP yang tertunda dibawa petugas ke Menggala, kalau mau gratis ambil sendiri ke kabupaten, kata Edi.

Ketika ditanya berapa banyak KTP yang harus di ambil di Menggala, Edipun mengaku tidak tau, (gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com