Polres dan Kodim 0424 Tanggamus Melepas Pasukan Pengamanan Pemilu

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tanggamus (HS) – Polres Tanggamus dan Kodim 0424 Tanggamus, Lampung, melepas pasukan pengamanan untuk Pemilu 2019, Senin (15/4/2019).

Sebelumnya diadakan apel gabungan terdiri anggota Polres Tanggamus, Kodim 0424 Tanggamus, lalu tambahan pasukan dari Marinir, Polda Lampung, Brimob, yang dipimpin Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto dan Dandim 0424 Tanggamus Arh Anang Hasto Utomo dan berlanjut kegiatan patroli gabungan di wilayah Tanggamus dan Pringsewu.

“Jumlah total seluruh personil 945 anggota, terdiri anggota Polres Tanggamus 662 personil, Kodim 0424 Tanggamus 162 anggota, Marinir 50 anggota, Brimob 60 anggota dan 11 perwira dari Polda Lampung, disebar untuk mengamankan tempat pemungutan suara (TPS). Tiap personil mengamankan lima sampai enam TPS tergantung lokasi”, kata Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Untuk kabupaten Tanggamus ada 1.975 TPS dengan jumlah personil 444 anggota, ditambah anggota Polda Lampung 134 personil, anggota Polres Tanggamus 120 personil dan 190 anggota dari seluruh polsek.

Untuk Kabupaten Pringsewu jumlah TPS ada 1.416 TPS, dengan personil berjumlah 218 personil terdiri anggota Polda Lampung 82 personil, anggota Polres Tanggamus dua personil dan anggota seluruh polsek 134 anggota.

Untuk TPS yang rawan, dari gabungan Tanggamus dan Pringsewu ada sekitar 105 TPS sangat rawan, lalu 67 TPS rawan dan 3.212 TPS minim kerawanan. Namun dari hasil apel pasukan seluruh TPS dinyatakan rawan maka upaya pengamanan harus maksimal.

“Seluruh titik kami nyatakan rawan sehingga ditingkatkan pengamanannya. Kami juga dapatkan bantuan BKO dari Polda Lampung, Marinir, Brimob semua demi pengamanan di TPS,” ujar Hesmu.

Meski demikian, ia meminta masyarakat jangan takut ke TPS, silakan salurkan hak suaranya. Soal pengamanan sudah ada Polri dan TNI yang akan menjaga keamanan. Dan akan ada tindakan tegas untuk pihak yang mengganggu Pemilu.

Untuk itu, pada personil yang bertugas harus segera berkoordinasi dengan Kapolsek setempat untuk pengamanan lokasi, kemudian langsung memahami kondisi dan potensi kerawanan di daerah tersebut. Maksimalkan pelaporan dan hubungan komunikasi untuk pengamanan.

Lalu koordinasi dengan panitia penyelenggaraan pemilu untuk pengamanan logistik pemilu. Kotak suara, surat suara dan logistik lainnya harus dipastikan aman. Pada personil yang bertugas hindari pelanggaran dan penyimpangan.

Selain itu Hesmu berpesan, rangkul masyarakat dan berbagai elemen masyarakat di lokasi tugas, sebab mereka bisa membantu pengamanan, dan ajak masyarakat berpartisipasi dalam Pemilu 2019.

“Pengamanan ini kehormatan bagi kita sebab ini pertama kalinya pemilu serentak. Untuk itu jaga kehormatan ini, karena akan jadi kebanggaan jika Pemilu 2019 bisa terselenggara aman dan lancar,” tegas Hesmu.

Sementara Dandim 0424 Tanggamus Letkol Arh Anang Hasto Utomo, anggota TNI siap mendukung langkah pengamanan yang dilakukan Polri, sebab institusi Polri yang punya kewenangan penuh soal pengamaman pemilu.

“Untuk cegah kerawanan, gabungan anggota TNI dan Polri telah melakukan persebaran personil pasukan, untuk mengantisipasi kerawanan sehingga masyarakat tidak perlu takut lagi. Dan masyarakat jangan mudah terprovokasi agar sama-sama tercipta keamana pemilu,” ujar Anang. (sis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com