Perampok Beraksi di Sungkai Utara, Satu Peluru Lukai Korban

Bagikan
  • 32
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Kawanan perampok satroni rumah Budi Santoso (50), warga Desa Baru Raharja RT. 01 RW. 02 Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara,  Selasa (03/04/2018) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Perampok melepaskan banyak tembakan, dan satu peluru mengenai korban.

Kawanan perampok berjumlah 10 orang berhasil menggasak harta milik korban berupa uang tunai Rp50 juta, perhiasan emas kurang lebih 100 gram, serta 2 unit telepon genggam. Selain membawa kabur harta benda milik korban, H. Budi Santoso juga mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kiri.

Saat melancarkan aksinya, kawanan perampok ini masuk ke rumah korban melalui arah sebelah kanan rumah dengan cara memanjat pagar menggunakan tangga terbuat dari kayu. Kemudian, para pelaku mendobrak pintu utama dan kamar dengan menggunakan kayu balok ukuran 8 x 12 m.

Sementara itu, Sayuti A. Hasani, kerabat dekat korban, saat dikonfirmasi mengatakan perampokan tersebut terjadi pada pukul 02.30 WIB. Lebih lanjut, Sayuti menjelaskan, enam orang di antaranya masuk rumah dan sisanya berjaga-jaga di luar. “Pada saat pelaku masuk rumah korban, mereka menyekap dan mengikat istri, anak, dan keponakan korban,” bebernya.

Ketika dilakukan penyekapan, Sayuti menjelaskan, korban berusaha melakukan perlawanan, sehingga pelaku akhirnya menghujani rumah korban dengan senjata api. “Beruntung dari sekian banyak peluru yang ditembakan pelaku, hanya satu peluru bersarang di perut kiri bagian bawah Pak Budi,”  jelas Sayuti, di depan ruang operasi RSUD Ryacudu Kotabumi.

Berdasarkan pantauan, Budi Santoso yang diketahui merupakan bos ayam dan juga sebagai Bendahara Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Cabang Sungkai Utara, saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk dilakukan operasi guna mengeluarkan proyektil yang bersarang pada bagian perutnya.

Kapolsek Sungkai Utara Ajun Komisaris Hadi Sutomo, ketika hendak dikonfirmasi melalui nomor telepon selulernya di nomor 0812 7XXX5000, meski dalam keadaan aktif namun belum memberikan menjawab. (ef/di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com