Penjual Online Blanko eKTP ternyata dari Lampung

Bagikan
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  

 Jakarta – Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Zudan Arief Fakrulloh mengaku telah mengantongi identitas pelaku penjualan blangko e-KTP online. Kata dia, pelaku itu adalah anak dari eks Kepala Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Dukcapil) Lampung.

“Tidak ada sistem yang jebol. ini ada tindak pidana umum. Dimana ada seorang anak mengambil blanko yang dibawa oleh ayahnya yang kebetulan Kepala Dinas Dukcapil di Kabupaten Tulang Bawang Lampung. Ayahnya sekarang sudah pensiun. Ini blangko yang dicetak Februari dan dikirim ke daerah Maret,” kata Zudan di dalam Rapat Komisi II, Kamis (6/12).

Di tempat yang sama, Menteri Dalan Negeri Tjahjo Kumolo mengaku tidak sulit untuk mengetahui siapa pelaku tersebut. Tambah Tjahjo pihak Kepolisian juga tengah memproses kejadian kasus tersebut.

“Karena udah terdata lengkap ayahnya udah ketangkap anaknya udah ketangkap yah Pak Dirjen juga lapor ke Kepolisian,” ungkapnya.

Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan kasus itu adalah tindak pidana. Dia juga membantah bahwa ada kerusakan pada sistem data base.

“Ada berita yang menyatakan bahwa sistem data base kita hancur, berita tersebut tidak benar, yang benar adalah ada anak pelaku pejabat dukcapil di Lampung mencuri 10 kartu untuk dijual, ini merupakan tindak pidana,” ucapnya.

Sebelumnya, Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil kembali berhasil mengungkap kasus yang berindikasi pidana berupa Penjualan Blangko e-KTP di Pasar Online. Di mana kejadian serupa sebelumnya juga pernah terjadi pada Juli lalu.

Zudan mengatakan, pengungkapan ini diawali dengan indivasi yang diperoleh dari media tentang beredarnya blangko KTP-el yang diperjualbelikan melalui pasar online. Kemudian dilakukan penelusuran melalui koordinasi dengan perusahaan pencetak blangko e-KTP dan dengan toko penjual online.

Melalui penelusuran lebih lanjut, dia mengungkapkan, pihaknya sudah bisa mengidentifikasi pelaku secara lebih rinci lagi seperti alamat, nomor telephone. Sejalan dengan itu kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com