Tanggamus (HS) – Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penanaman Vegetasi Pantai di Pekon Karanganyar, kecamatan Wonosobo, Tanggamus, Jum’at (07/06/2024).
Kegiatan dihadiri Direktur Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pj. Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Hendra Wijaya Mega, Kaban Bapperida, Kadis PUPR, Kadis Lingkungan Hidup, Kaban BPBD, Kepala SUPN Kota Agung, dan Masyarakat Pesisir.



Pj. Bupati dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Kabupaten Tanggamus mempunyai wilayah yang lengkap karena terdiri dari wilayah darat dan laut.
Luas wilayah Tanggamus adalah berupa daratan dan lautan seluas 4.654,96 km2. Luas ini terdiri dari luas darat 2.855,46 Km2 dan Luas Laut 1.799,5 Km2.
Kondisi yang lengkap ini menunjukkan potensi sumberdaya alam yang berlimpah, yang berkontribusi bagi perekonomian Kabupaten Tanggamus. Bidang perikanan merupakan salah satu sektor pendukung perekonomian yang ditunjukkan dengan produksi perikanan tangkap pada tahun 2022 adalah sebesar 41.631 ton, dan produksi perikanan budidaya sebesar 4.739 ton. (Sumber Kabupaten Tanggamus Dalam Angka, 2023).



Kecamatan Wonosobo merupakan salah satu wilayah pendukung di daerah pesisir yang cukup besar menyumbang produksi kelautan dan perikanan, yaitu produksi perikanan tangkap 825 ton dan produksi perikanan budidaya 236 ton. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan kelautan dan perikanan di Kecamatan Wonosobo ini cukup lengkap, yaitu kegiatan penangkapan ikan di laut, budidaya ikan di air tawar, serta budidaya ikan di air payau. (Sumber Kabupaten Tanggamus Dalam Angka, 2023).
Pekon Karang Anyar adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Wonosobo. Mata pencaharian penduduk di bidang kelautan dan perikanan adalah nelayan, pembudidaya ikan, pengolah hasil perikanan, dan pemasar hasil perikanan.
Kegiatan tersebut sejalan dengan Program GEMPITA (Gerakan Membangun Masyarakat Pesisir Tanggamus) pada 9 Kecamatan Pesisir yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Daerah Tanggamus melalui Dinas Perikanan.
Program Gempita merupakan suatu gerakan percepatan sinergitas pembangunan wilayah Pesisir Tanggamus dan sekitarnya dengan mengoptimalkan segenap potensi sumberdaya manusia, sumberdaya alam, infrastruktur, kebijakan-kebijakan pusat dan daerah yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan dalam rangka ikut mempercepat pertumbuhan ekonomi bagi wilayah pesisir untuk mewujudkan masyarakat Pesisir Tanggamus yang maju dan sejahtera.
Tujuan Program GEMPITA ini adalah menyediakan desain pengembangan kawasan serta rancangan program kegiatan pemberdayaan masyarakat wilayah pesisir , khususnya di wilayah pesisir Tanggamus. Semuanya ini bermuara pada satu visi, yaitu Pesisir Tanggamus Maju dan Berkelanjutan.
Besarnya potensi kelautan dan perikanan ini, selain dioptimalkan pemanfaatannya, kita juga tetap harus menjaga kelestarian lingkungannya agar pemanfaatannya dapat terus berkelanjutan dan tetap lestari. Umumnya, permasalahan bencana di wilayah pesisir ini menjadi hal yang perlu kita perhatikan bersama, mengingat lingkungan pesisir adalah wilayah yang rentan terhadap perubahan iklim namun juga kaya akan potensi sumberdaya alamnya.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesestarian daerah pesisir adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian pantai, mengelola sampah secara efektif serta membuang sampah pada tempatnya, menerapkan kegiatan perikanan tangkap dan budidaya yang berkelanjutan, mengurangi sumber pencemaran, pengelolaan kegiatan wisata yang berkelanjutan, dan menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan dalam perencanaan pembangunan. Kegiatan penanaman vegetasi pantai merupakan salah satu upaya penerapan prinsip-prinsip berkelanjutan yang untuk meminimalisir dampak dari perubahan iklim serta bencana alam.
Hari ini, sebuah momen berharga dimana kita berkumpul untuk melaksanakan sebuah tindakan nyata dalam melestarikan lingkungan kita. Sebagai penduduk yang hidup di sekitar pantai, kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian alam laut yang merupakan sumber kehidupan bagi kita semua.
Kegiatan penanaman vegetasi di pantai ini merupakan langkah konkret dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut kita.
Melalui penanaman vegetasi, kita tidak hanya mempercantik pemandangan pantai, tetapi juga memberikan habitat baru bagi berbagai spesies laut yang mendukung kehidupan kita bukan hanya untuk nelayan dan pembudidaya ikan, melainkan juga untuk sektor pertanian, peternakan, perkebunan, bahkan menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Tanggamus.
Sebagai bagian dari kehidupan alam, diperlukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Tanaman yang kita tanam hari ini akan menjadi penopang bagi keberlanjutan lingkungan kita. Dengan demikian, kita tidak hanya memberi manfaat bagi generasi sekarang, tetapi juga untuk generasi yang akan datang.
Beberapa manfaat dari penanaman vegetasi di pantai:
- Vegetasi pantai, seperti mangrove dan rumput laut, memiliki sistem akar yang kuat yang membantu dalam menahan erosi tanah. Tanaman ini memperkuat tepi pantai dan menahan tanah dari terkikis oleh gelombang dan arus laut.
- Penanaman vegetasi pantai menciptakan habitat yang beragam bagi berbagai spesies hewan, termasuk ikan, burung, dan invertebrata laut. Vegetasi ini memberikan tempat perlindungan, berkembang biak, dan mencari makan bagi fauna laut.
- Vegetasi pantai membantu menyerap air dan memperlambat aliran air saat pasang tinggi atau cuaca ekstrem. Hal ini membantu mencegah banjir pantai dan melindungi permukiman penduduk dari kerusakan yang disebabkan oleh banjir.
- Tanaman pantai berperan sebagai penyaring alami yang membantu menyaring polusi dari air, seperti nutrien berlebih dan limbah. Hal ini meningkatkan kualitas air di sekitar pantai dan mendukung kehidupan laut yang sehat.
- Vegetasi pantai, terutama mangrove, adalah salah satu habitat yang sangat efektif dalam menyerap karbon dari atmosfer dan menyimpannya dalam tanah dan biomassa tanaman. Ini membantu dalam mengurangi jumlah karbon dioksida di udara dan mengurangi dampak perubahan iklim.
- Pantai yang dikelilingi oleh vegetasi yang rindang dan indah menjadi daya tarik bagi pariwisata dan rekreasi. Kehadiran vegetasi pantai meningkatkan nilai estetika pantai dan menciptakan lingkungan yang menyenangkan untuk dinikmati oleh penduduk lokal maupun wisatawan.
- Bagi masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan, vegetasi pantai memberikan manfaat ekonomis yang signifikan. Vegetasi pantai menyediakan habitat bagi berbagai spesies ikan dan organisme laut lainnya yang penting bagi penangkapan ikan dan keberlanjutan industri perikanan.
Dengan demikian, penanaman vegetasi pantai tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan kehidupan laut, tetapi juga bagi masyarakat yang tinggal di sekitar pantai, serta membantu dalam memperkuat ketahanan lingkungan pantai yang semakin penting dalam menghadapi perubahan iklim global
Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut serta dalam penyelenggaraan acara ini, yang dengan sukarela memberikan waktu dan tenaga untuk mendukung kegiatan ini.
Secara khusus kami ucapkan terima kasih kepada Direkotrat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan yang telah menetapkan Kabupaten Tanggamus sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan ini.
Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal dari komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan kita. Mari kita terus berkolaborasi dan bergerak bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari, ujar Pj. Bupati Mulyadi Irsan. (Edt)



