Lahat-Sumsel (HS) – Mewujudkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025, Bupati Lahat Bursah Zarnubi melakukan efisiensi anggaran. Menyatakan berkomitmen untuk mendukung program pemerintah pusat demi kemajuan daerah, ungkap Bursah zarnubi, Jum’at (14/03/2025).
Pemkab Lahat juga melakukan penyesuaian kebijakan untuk mendukung program prioritas nasional.
Efisiensi anggaran yang dijalankan akan diarahkan pada sejumlah program prioritas, yaitu pendidikan, kesehatan, dan hilirisasi ketahanan dan swasembada pangan.
Bursah mengatakan, Ia dan tim TAPD mendapat laporan hasil dari efisiensi tersebut hampir selesai, keseluruhannya cukup besar berkisar 200 Miliar keatas, saya menyarankan kepada OPD, hasil efisiensi ini agar dapat direlokasikan ke yang strategis termasuk perbaikan irigasi, swasembada pangan, peningkatkan infrastruktur pendidikan, pemerataan dan peningkatan kualitas kesehatan, hilirisasi untuk mendukung swasembada pangan, perkebunan serta pemberian makan bergizi gratis.
Sementara Wabup Widia Ningsih berharap bahwa Inpres nomor 1 tentang efisiensi ini menjadi tolok ukur untuk melaksanakan skala prioritas.
Yang belum termasuk skala prioritas, akan kita realokasi dengan program-program yang strategis dan prioritas yang langsung menyentuh kepada masyarakat, terutama kepada masyarakat yang bergelut di bidang pertanian, dimana hal ini sesuai dengan visi dan misi kami yaitu, “Menata Kota Membangun Desa”
Fasilitas mobil dinas yang sudah dianggarkan termasuk pengadaan Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati sudah dihapus ini juga merupakan bagian dari efisiensi.
Tidak akan ada lagi belanja kendaraan, tidak ada lagi belanja barang yang berhubungan dengan kepentingan pribadi kita.
kita pergunakan mobil bekas Pejabat sebelumnya dan menurut kami masih layak di pergunakan.
Saya bersama bupati sepakat pengadaan mobil dinas ini belum termasuk katagori urgent untuk di anggarkan. Serta pemangkasan perjalanan dinas “ujarnya.
Dengan adanya efisensi tersebut dapat memacu pertumbuhan perekonomian masyarakat Kabupaten Lahat.
Untuk meningkatkan PAD lahat kita dapat membangun sektor pariwisata, seperti taman ribang kemambang, wisata air terjun,dan kita dapat manfaatkan itu semua untuk meningkatkan PAD kita serta membangkitkan sektor pariwisata, ini merupakan langkah yang kami ambil untuk menambah PAD selain pajak.
Kita tingkatkan retribusi dengan cara adanya tapping box pada setiap restoran maupun tempat hiburan di kabupaten Lahat dengan regulasi yang ada, pungkasnya. (Nely)



