Mobil Listrik Tesla S, Kemudi seperti Pesawat, Harga Miliaran

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

TESLA Model S dan Model X dapat perubahan signifikan pada bagian setir yang bentuknya mirip kemudi pesawat. Terobosan yang dilakukan Tesla itu mengundang kehebohan dan perdebatan.

Diberitakan sebelumnya, Tesla melakukan perubahan besar pada interior Tesla Model S dan Model X. Salah satu yang paling signifikan adalah setir baru yang mereka sematkan pada kendaraan yang dijadwalkan akan mulai dilepas ke pasar pada akhir 2021 ini.

Setir Model S dan Model X tidak lagi melingkar seperti setir mobil pada umumnya. Tesla memutuskan memasang setir berbentuk persegi empat. Setir dengan wujud seperti ini kerap dilihat pada pesawat jet pribadi, dan digunakan oleh mobil KITT pada serial televisi The Knight Rider yang tayang tahun 1980 sampai 1990-an.

Desain yang mengejutkan itu langsung menyulut perdebatan di media sosial. Tanggapan positif umumnya datang dari fans Tesla. Mereka menganggap desain setir itu menunjukkan ambisi dan ketegasan Tesla sebagai pelopor mobil masa depan.

“Tesla punya wujud futuristis” dan “Tesla berpikiran maju dan menjadi yang terbaik dalam desain” merupakan sanjungan yang diucapkan Gene Munster dari Loup Ventures yang dikenal sebagai pengagum Tesla.

Pencinta Tesla yang lain menilai setir tersebut bagaimanapun bentuknya nanti di masa depan tak akan terlalu penting. Soalnya teknologi mobil otonom akan membuat manusia semakin jarang memegang setir.

Namun tentu saja tak semuanya setuju. Marques Brownlee, Youtuber teknologi dari AS mempertanyakan wujud setir baru Tesla tersebut. “Setir itu…tak yakin kalau itu merupakan ide yang bagus,” kicau Marques Brownlee di akun Twitternya.

Sementara itu beberapa media otomotif juga menyoroti bentuk setir Tesla yang dianggap tidak praktis. Penilaian tersebut diberikan dengan asumsi akan mengurangi akurasi hingga kenyamanan mengemudi terutama saat harus memutar penuh setir baik ketika berbelok ataupun parkir.

“Sebenarnya menggunakan ‘yoke-style’ setir di mobil sangat-sangat mengganggu, karena tidak akan nyaman memutar secara penuh kemudi saat parkir atau membelok/memutar di sudut sempit. Tidak jelas apakah Tesla telah mengubah rasio setirnya untuk mengatasi masalah ini,” tulis The Drive.

Kritikan tajam juga dilontarkan Edward Niedermeyer yang menjabat Direktur Komunikasi Partners for Automated Vehicle Education, sebuah perusahaan non-profit. Edward Niedermeyer sampai menyebut Tesla kehabisan ide setelah meluncurkan setir model baru tersebut. Demikian dikutip dari Businessinsider.

Dikutip dari Autoblog, Tesla Model S terbaru ini punya tiga pilihan. Yang pertama adalah varian Long Range yang harganya dibuka US$ 79.990 (Rp 1,11 milar) dengan jarak tempuh 663 km, lalu varian Plaid dasar dengan harga USD 119.000 (Rp 1,6 miliar) dan punya daya tempuh 627,644 km.

Yang terakhr adalah Plaid+ yang mampu menempuh jarak 836 km dengan sekali pengisian dan dibanderol Rp 1,9 miliar.

/IMG-20210331-WA0003_copy_640x513.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com