Milla Ingin Gaya Spanyol di Timnas Indonesia Tapi Butuh Waktu

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jakarta – Kehadiran Luis Milla sebagai arsitek anyar Timnas Indonesia dibarengi dengan ekspektasi tinggi. Juru racik formasi asal Spanyol itu diharapkan bisa menerapkan gaya bermain ala Spanyol alias tiki-taka yang membuat sepak bola Spanyol mendunia.

Soal ini, Milla mengaku ia membutuhkan waktu untuk menerapkan gaya bermain tersebut. Hal ini dikarenakan tidak mudah menerapkan cara bermain yang membuat Timnas Spanyol berhasil merajai Eropa dan Dunia itu.

Milla juga mencatat sukses serupa dengan gaya tiki-taka tersebut. Pencapaian itu ia buat saat mengantarkan Spanyol U-21 meraih gelar Piala Eropa U-21 tahun 2011.

“Model sepak bola Spanyol sangat baik, tetapi ini membutuhkan waktu. Model itu merupakan cara terbaik tapi terkadang dari satu hari ke hari yang lain tidak ada ada hasil yang didapat. Namun begitu, penting untuk memiliki sebuah proyek yang jelas,” kata Milla seperti dilansir media Spanyol, El Diario Vasco.

Kepada El Diario, pelatih berusia 50 tahun ini juga membeberkan alasan ia ditunjuk oleh PSSI sebagai suksesor pelatih asal Austria, Alfred Riedl yang membawa Tim Merah Putih finis sebagai runner-up di Piala AFF 2016.

Hal ini dikarekan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi ingin sepak bola Indonesia berkiblat ke Spanyol untuk membawa Timnas Indonesia berprestasi. Pria yang juga menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat itu memang melihat kemiripan gaya bermain antara Indonesia dengan Spanyol.

“Kesempatan melatih Timnas Indonesia datang karena mereka mencari pelatih Eropa, dalam hal ini yang berasal dari Spanyol. Mereka ingin memodifikasi proyek dengan mempercayakan kepada pelatih Spanyol dan mereka mempercayai saya,” ia mengungkapkan.bola.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com