Meriah, Peringatan Hari Buku di Way Kanan

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Way Kanan (HS) – Peringatan Hari Buku Nasional di Way Kanan yg jatuh pada tanggal 17 Mei, tampak meriah. Masyarakat yang terdiri dari para pelajar, guru, pegawai pemkab dan pegiat literasi berkumpul di Tugu Ryacudu untuk memperingati dan memeriahkan Hari Buku Nasional tersebut. Selasa (16/5).
Pegiat literasi Way Kanan Eko Prasetyo mengungkapkan, sebagaimana hari besar lainnya, Hari Buku Nasional pun harus diperingati dengan meriah agar masyarakat mengetahui akan hari tersebut. ”Masyarakat banyak yang belum tahu bahwa 17 Mei itu adalah hari buku nasional. Maka perlu adanya momen acara agar masyarakat tahu dan sadar betapa pentingnya buku.”pungkas Eko.
Harapannya dalam aksi yang dilakukan ini, lanjut Eko, adalah menjembatani ilmu melalui buku di Kabupaten Way Kanan agar nantinya Way Kanan bisa menjadi Kabupaten Literasi dengan adanya lokasi atau ruang publik untuk kegiatan literasi, baik berupa taman baca, perpustakaan maupun sanggar-sanggar.
Sementara itu bupati Way Kanan yang turut dalam aksi Hari Buku Nasional itu juga menyampaikan bahwa mendukung setiap gerakan positif yang membawa kemajuan bagi kabupaten Way Kanan.
”Saya sampaikan terimakasih kepada relawan-relawan penggiat Literasi yang sudah mengingatkan makna dan pentingnya buku. Karena melalui buku yang dibaca tentunya untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Saya juga mendukung adanya Kabupaten Way Kanan sebagai kabupaten literasi seperti yang di dengungkan oleh teman-teman relawan.”ujarnya.
Untuk mendukung dan memperingati Hari Buku Nasional itu, Adipati Surya juga telah memerintahkan seluruh pegawai di lingkungan pemkab untuk menyumbangkan minimal satu buku. Dari buku2 itu kemudian digunakan untuk membantu komunitas perpustakaan yang kekurangan buku.
Senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan Arsip Way Kanan Yuliawati, pihaknya akan mendorong dan membantu dengan segala upaya untuk mewujudkan Way Kanan sebagai Kabupaten Literasi.
”Pak Bupati sudah berpesan agar seluruh kampung yang ada di kabupaten ini memiliki perpustakaan. Kami dari Dinas Perpustakaan Arsip Way Kanan juga selalu mencari terobosan-terobosan, baik itu melalui program dinas yang memang sudah ada maupun dengan melobi ke Perpusnas RI dalam hal pemenuhan kebutuhan buku-buku untuk komunitas dan perpustakaan kampung.”ujar Yuliawati.
Dirinya juga menyampaikan terimakasih dengan adanya relawan pegiat literasi yang mulai banyak bermunculan dan tumbuh untuk mengembangkan dan meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat.
Peringatan Hari Buku Nasional itu diperingati dan dimeriahkan dengan aksi teatrikal oleh pegiat literasi serta gelar buku bacaan di Tugu Ryacudu. Beberapa masyarakat dan pegawai ada yang menyumbangkan buku-bukunya di lokasi tersebut. Pelajar baik itu dari siswa TK, SD, SMP dan SMA memenuhi komplek Tugu Ryacudu sembari membaca buku2 yang disediakan. (MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com