Marinir Bantah Anggotanya Menculik Warga di Lampung Tengah

Bagikan
  • 119
  •  
  •  
  •  
  •  

Jakarta – Empat orang anggota Marinir terlibat keributan di Lampung Tengah. Mereka diduga melakukan penculikan terhadap mantan kepala kampung bernama Al Imron.

“Info yang kami dapat sementara, kejadian penculikan tidak benar,” ungkap Kadispen Marinir Letkol Akhmad Hanifa, Selasa (17/1/2017).

5 orang yang 4 di antaranya diduga adalah anggota Marinir mendatangi rumah Imron pada Senin (16/1) malam, dengan menggunakan mobil Innova. Kelimanya yang mengaku anggota kepolisian dari Polda Lampung lalu membawa Imron.

Tak berapa lama Imron lalu menghubungi istrinya, Indarwati, dan mengatakan baru bisa pulang jika disiapkan uang sebesar Rp 80 juta. Istri korban lalu melapor ke pihak Polres Lampung Tengah.

“Hal keributan terjadi karena kesalahpahaman,” kata Hanifa.

Saat polisi berusaha melakukan penangkapan kepada para pelaku di lokasi yang menjadi tempat janjian dengan istri korban, yakni di pinggir jalan Kampung Bulu Sari, mereka tak mau keluar dari mobil ketika diminta. Pelaku berupaya melarikan diri dengan menabrakkan mobilnya ke mobil petugas sehingga polisi terpaksa melepaskan tembakan.

“Hal tersebut masih dalam penanganan intel yang sedang menyelidiki kejadiannya,” Hanifa menjelaskan.

Seorang pelaku berinisial Praka I terkena tembakan polisi dan lalu dibawa ke RS Harapan Bunda Seputih Jaya. Pihak Pom TNI AL sudah mendatangi Polres Lamteng dan membawa 3 pelaku dari Marinir, sementara Praka I masih berada di rumah sakit.

Ketiga anggota Marinir yang dibawa itu adalah Praka W, Praka L, dan Mayor S. Sementara warga sipil yang terlibat dalam peristiwa ini berinisial AR. Ia diturunkan para tersangka lainnya dari mobil saat kejadian.

“Sedang ditangani dan didalami oleh satuan masing-masing,” tutur Hanifa.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan kepada korban, Imron. Praka I disebut-sebut sebagai prajurit dari Batalyon IX/Piabung. detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com