LPA Bandar Lampung Desak Pemkot Tertibkan Eksploitasi Anak di Jalan

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung (HS) – Ketua LPA Bandar Lampung Ahmad Apriliandi Passa, mewakili institusi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bandar Lampung, mengeluarkan sikap terkait Maraknya Dugaan Anak di Bawah Umur yang Melakukan Pengecatan Badan Di Tubuh dan Bertebaran di Persimpangan Lampu Merah di Kota Bandar Lampung hari Jum’at (29-11-2019).

Ketua LPA Bandar Lampung Ahmad Apriliandi Passa

Seperti di Persimpangan Jl.Urip Sumoharjo, Jl. Sultan Agung, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Endro Suratmin dan lain sebagainya, mendesak agar Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk dapat melakukan penertiban dan pembinaan selekas-lekasnya.

“Penertiban ini dilakukan dikarenakan terdapat dugaan eksploitasi yang dilakukan oknum yang memiliki peran dalam penyebaran anak di bawah umur yang melakukan pengecatan di tubuhnya (seperti patung) di beberapa titik persimpangan lampu merah,” jelasnya.

Mengamini apa yang disampaikan Sekretaris LPA Provinsi Lampung Wahyu Widiyatmiko, SH, bahwa pelaku eksploitasi dapat dikenakan UU No. 35 Tahun 2014 karena memberikan dampak buruk bagi perkembangan anak. Selanjutnya di dalam Pasal 49 Undang-undang 35 Tahun 2014 menyatakan bahwa pemerintah daerah bertanggjawab untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak uang, terekploitasi secara ekonomi dan atau seksual dan pemerintah dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat terhadap eksploitasi yang diduga dilakukan. (Ap/San)

/IMG-20210331-WA0003_copy_640x513.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com