Lampung Masuk Jajaran Provinsi Terinovatif

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung (HS) – Pemerintah Provinsi Lampung termasuk dalam jajaran pemerintah daerah terinovatif, sekaligus berkesempatan meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2020.

Prestasi tersebut diraih atas upaya serius Pemerintah Provinsi Lampung yang terus memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di daerah.

“Betul, kami sudah menerima surat dari Kementerian Dalam Negeri tertanggal 26 Oktober kemarin, tentang tahapan penilaian presentasi Kepala Daerah dalam rangka pemberian penghargaan IGA Tahun 2020,” kata Kepala Balitbangda Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis (Selasa, 27/10/2020).

“Lampung termasuk satu dari tujuh provinsi terinovatif, bersama dengan Provinsi Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.”

Dalam surat yang ditandatangani Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori tersebut, selain merinci daftar Pemerintah Daerah terinovatif berdasarkan klaster provinsi, kabupaten, kota, daerah perbatasan, dan daerah tertinggal, juga dijelaskan bahwa penilaian pemerintah daerah terinovatif berdasarkan pengukuran Indeks Inovasi Daerah yang telah dilakukan sebelumnya.

“Indeks Inovasi Daerah Provinsi Lampung cukup tinggi, di mana kita mendapatkan skor indeks inovasi daerah 30.063, sejak 2017, yang dilakukan oleh hampir semua Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung,” papar Hamartoni.

Secara nasional, hasil pengukuran Indeks Inovasi Daerah yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri, hingga 20 September 2020 lalu, terhimpun sebanyak 14.897 inovasi yang dilaporkan oleh 485 pemerintah daerah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 192 pemerintah daerah masuk dalam predikat terinovatif, dengan rincian: 21 provinsi terinovatif; 128 kabupaten terinovatif; 43 kota terinovatif; serta 7 daerah klaster daerah perbatasan dan 3 daerah klaster daerah tertinggal terinovatif.

Sedangkan pemerintah daerah yang menjadi nominator dalam tahapan presentasi kepala daerah, dan berpeluang mendapatkan IGA 2020 adalah sebanyak 37 pemerintah daerah, yang terbagi menjadi klaster nominator provinsi ada 7 provinsi, 12 kabupaten, 12 kota, 3 daerah tertinggal, dan 3 daerah perbatasan. “Tahap presentasi kepala daerah akan diselenggarakan dihadapan Tim Penilai selama dua hari pada 4-5 November 2020 mendatang, yang dilaksanakan secara daring dan bersifat tertutup.

Kabupaten di Lampung yang akan mengikuti tahap presentasi kepala daerah ini adalah Kabupaten Lampung Barat dan Tanggamus, serta Pesisir Barat yang masuk dalam klaster daerah tertinggal terinovatif,” kata Hamartoni Ahadis.

Tim penilai dalam tahap presentasi kepala daerah tersebut, berasal dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Lembaga Administrasi Negara, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Universitas Indonesia, Kamar Dagang dan Industri, Media, dan UCLG-ASPAC. “Semoga kita bisa meraih IGA Tahun 2020 ini, juga kabupaten yang masuk dalam nominasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com