Kuak Potensi, Bursa Inovasi Desa dan Pameran UMKM Digelar di Lampura

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat desa, serta membangun kapasitas desa yang mandiri, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID), Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), menggelar Bursa Inovasi Desa dan Pameran Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM). Rabu (17/1/2018).

Hadir tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK, Hj. Endah Prajawati Agung, Camat Tanjung Raja, dan seluruh kepala Desa se-Kecamatan Tanjung Raja dan  Tokoh Masyarakat kecamatan setempat.

Ketua TPID Kecamatan Tanjung Raja, M. Asrun mengatakan dari kegiatan Bursa Inovasi Desa ini diharapkan dapat menjembatani kebutuhan Pemerintah Desa (Pemdes) akan solusi bagi penyelesaian masalah pelayanan kepada masyarakat dan pemanfaatan sumber daya lokal pembangunan desa, serta menguatkan komitmennya membangun desa.

“ Melalui kesempatan yang baik ini, saya mengharapkan kepada masyarakat Kecamatan Tanjung Raja pada umumnya bahwa Bursa Inovasi Desa ini dapat meningkatkan program dan kegiatan pembangunan yang lebih bermakna bagi desa, “ ujar M. Asrun.

Dikatakan Asrun, tujuan digelarnya Bursa Inovasi Desa ini adalah untuk peningkatan kapasitas dan pelayanan serta pengelolaan program secara sistematis. Dirinya berharap melalui Bursa Inovasi Desa ini nantinya akan muncul program dan kegiatan di desa yang akan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan infrastruktur, serta sarana prasarana desa yang dibutuhkan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

Dikatakan Asrun, TPID Kecamatan Tanjung Raja yang dibentuk pada tanggal 5 Oktober 2017 yang lalu memiliki tujuan dan tugas pokok utama yakni memverifikasi dan melakukan pendataan adanya potensi-potensi yang ada di seluruh desa se-Kecamatan Tanjung Raja. Hasil verifikasi yang dilakukan terserbut dirinya berharap kepada desa-desa agar dapat mewujudkan pelaksanaan pembangunan desa ke dalam RPJM Desa, RKP Des dan APBDesa.

“ Jadi TPID ini hanya mendata dan mendokumentasikan potensi-potensi apa saja yang ada di Kecamatan Tanjung Raja ini,” katanya.

Dijelaskannya, Tim TPID Tanjung Raja telah melalukan pendataan berupa potensi pariwisata berupa wisata Air Terjun yang terletak di tiga desa, yakni Desa Suka Sari, Desa Sinar Mulya dan Desa Sidomulyo. Selain itu terang Asrun, ada beberapa Kerajinan dan Home Industri yang sudah berjalan di Kecamatan Tanjung Raja yaitu, kerajinan Monte-monte yang dilakukan oleh para wanita yang berada di Desa Tanjung Raja.

“ Kemudian ada home Industri Keripik, baik itu Keripik Pisang maupun Keripik Nangka yang sudah dijalani oleh kelompok ibu-ibu di Desa Sri Menanti, itulah diantara potensi atau inovasi yang sudah kami jalani dan di dokumentasikan,” jelasnya.

Dengan adanya program TPID ini, dirinya berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Lampura pada umumnya dan masyarakat kecamatan Tanjung Raja khusunya dapat mendukung dan menjembatani pembangunan infrastruktur sehingga nanti harapannya semua potensi yang ada di Tanjung Raja dapat berjalan dengan baik sehingga dapat menghasilkan inkam bagi masyarakat sekitar desa tersebut.

Dari hasil pendataan dan dokumentasi yang dilakukan, Asrun mengaku bahwa kerajinan dan home industri di Desa Tanjung Raja sudah memiliki kerajinan dan home industri karena hal ini sesuai dengan program desa dengan Anggaran Dana Desa (ADD) yang ada memiliki program pemberdayaan sumber daya masyarakat yang berbentuk pelatihan-pelatihan.

“ Salah satunya adalah pelatihan pembuatan kerajinan monte-monte dan pembuatan berbagai macam kue,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampura, Hj. Endah Prajawati Agung mendukung dan memberikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada Tim TPID Kecamatan Tanjung Raja atas diselenggarakannya Bursa Inovasi Desa dan Pameran UMKM.

Endah menilai, bahwa desa-desa yang berada di Kecamatan Tanjung Raja memiliki potensi-potensi yang mendukung untuk kemajuan masyarakat desa.

“ Untuk Produk-produk yang sudah saya lihat memang itu sudah menjadi binaan PKK yang tergabung dalam UP2K dan hasilnya memang sebagian besar sudah kita jual di pemasaran bersama,” katanya.

Endah berharap, dengan adanya Tim TPID ini mestinya apa yang menjadi potensi dari desa semakin meningkatkan dan dimaksimalkan, karena menurut istri Bupati Agung Ilmu Mangkunegara ini Kecamatan Tanjung Raja sudah memiliki produk-produk dan sumber daya alam yang berpotensi untuk memajukan masyarakat desa.

“ Artinya masyarakat desa setempat tinggal untuk mengolah semua potensi yang ada, jadi saya harap kepada Tim TPID agar bisa lebih meningkatkan inovasi dan kreasi desa sehingga nantinya dapat menjadi nilai ekonomi yang lebih tinggi lagi,”harapnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com