KPK Periksa Staf Musa Zainuddin

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jakarta – Penyidik KPK memanggil Mutakin, staf administrasi Musa Zainudin di DPR. Dia dipanggil untuk dimintai keterangan terkait dengan kasus suap proyek pembangunan jalan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka YWA (Yudi Widiana Adia),” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Senin (20/2/2017).

Selain itu, penyidik memanggil seorang saksi atas nama Subagiono. Dia merupakan Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan, dan Fasilitasi Jalan Daerah Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR dan pernah menjabat Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.

Mutakin memiliki peran penting dalam kasus yang menjerat Musa dan Yudi. Dalam sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta, seorang tenaga ahli di Komisi V DPR bernama Jaelani mengaku pernah menjadi perantara uang suap dari Khoir kepada Musa. Jaelani mengaku memberikan uang itu kepada Mutakin selaku staf Musa.

Penyerahan uang itu disebut Jaelani dilakukan pada akhir Desember 2015 di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Jaelani saat itu mengaku tidak tahu nama staf Musa tersebut, tapi ingat wajahnya. Saat diperlihatkan foto Mutakin, Jaelani mengakui telah menyerahkan uang Rp 7 miliar yang ditujukan kepada Musa.

Musa dan Yudi merupakan tersangka baru dalam pengembangan kasus tersebut. Yudi disangka menerima Rp 4 miliar, sedangkan Musa disangkakan menerima duit Rp 7 miliar. @detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com