Kelurahan Kuripan dan Pasar Madang Kota Agung Pasang Jaring Sampah di Saluran Air

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Agung (HS) – Untuk meningkatkan kebersihan di pusat perkotaan, agar tercipta kota yang bersih dan tidak terkesan kumuh, Kecamatan Kota Agung memasang jaring sampah, disaluran irigasi sebanyak 40 jaring sampah, 30 titik di kelurahan Kuripan dan 10 titik di Pasar Madang.

Dalam mensosialisasikan hidup sehat, dan sadar akan kebersihan lingkungan dengan tidak sembarang buang sampah, Hendarman lurah Kuripan mengatakan, dalam hal ini mereka serius menanganinya dengan membentuk Tim Satuan Petugas (Satgas) kebersihan.

“Dengan adanya ini kita membuat Tim satgas, yang diketua Sumaryanto, dan Sebenarnya jaring sampah ini adalah program dari kecamatan, yang kita jalani di kelurahan. Alhamdulillah dengan adanya jaringan sampah bisa menangkal sampah yang ada di drainase.” Ungkap lurah, Rabu(29/1/20)

Hal ini merupakan solusi kita kemasyarakat untuk menghimbau dan sosialisasi jangan buang sampah sembarangan, karna ini salah satu bukti yang kita laksanakan, hasil dari penjaringan sampah yang ada dialiran drainase.

Selain dari memasang jaring di aliran drainase yang ada air yang mengalir, petugas sokli juga mengambil sampah dilingkungan dengan menggunakan tossa . Dan jika warga yang tidak berlangganan untuk membuang sampah maka harus membuang ditempat yang sudah disediakan.

Dengan luasnya kelurahan sehingga tidak sebanding dengan alat anggkut sampah, pihak kelurahan berharap adanya bantuan kendaraan Tossa lagi agar penangan sampah bisa teratasi dan tidak harus menumpuk sampah untuk menunggu Tossa yang lagi angkut sampah.

” kita ini kekurangan Armada angkut sampah, jumlah KK nya kita disini berjumlah 2.637 kita cuma ada Tossa 4 begitu luasnya kuripan ini. Sedangkan kita memiliki 7 lingkungan, itu tidak sesuai dengan armada”, katanya

Sementara itu Lurah Pasar Madang Dede Chandra mengatakan untuk wilayahnya hanya dipasang 10 jaring sampah drainase. Pemasangan jaring sampah dikhususnya di saluran drainase kecil, untuk mengantisipasi sampah masuk ke drainase besar dan kali yang bermuara kelaut.

“Kami juga sosialisasi kepada warga agar tidak membuang sampah ke saluran air atau drainase, dengan dipasangnya jaring sampah drainase warga bisa melihat sendiri akibatnya jika tetap membuang sampah didrainase ,” ungkapnya.

Dari pantauan dilapangan pemasangan jaring berupa anyaman besi behel yang dibentuk limas yang diletakkan dalam drainase cukup efektif mengurangi volume sampah yang bermuara ke laut Teluk Semangka.(Riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com