Karang Taruna Way Kanan Konsolidasi ke Bawah

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Way Kanan – Pengurus Karang Taruna Kabupaten Way Kanan Lampung terus berbenah. Mereka melakukan konsolidasi dan pemantapan kepengurusan di tingkatan kecamatan hingga kampung kelurahan.

Hal ini dilakukan, sebab sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, Karang Taruna menjadi wadah berkumpulnya para pemuda untuk menyatukan persepsi dan menggali potensi kreativitas pemuda yang diharapkan bermuara kesejahteraan yang mandiri, maju berdaya saing.

Ketua Karang Taruna Way Kanan, Sairul Sidiq, SH. mengatakan, sistem stellsheel atau keanggotaan otomatis yang dianut Karang Taruna, itu menjadikan remaja dan pemuda mulai dari usia 13 sampai 45 tahun secara otomatis merupakan anggota karang taruna.

“Yang tidak masuk dalam kepengurusan, mereka adalah anggota pasif. Sedangkan anggota aktif, anggota atau pemuda yang keanggotaannya masuk dalam jajaran kepengurusan karang taruna sesuai tingkatannya,” urai Sairul Sidiq, Kamis (12/1) di Blambangan Umpu.

Sementara, untuk proses pemilihan kepengurusan (temu karya .red) baik di tingkat kecamatan maupun kampung, imbuhnya, sepenuhnya hal itu menjadi ranahnya pemuda setempat. Sepanjang penyelenggaraannya berpedoman dengan pedoman dasar karang taruna, proses berdemokrasinya mengedepankan musyawarah mufakat.

“Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan temukarya yang telah dilaksanakan pengurus Karang Taruna Kampung Way Pisang Kecamatan Way Tuba, kemarin. Ruh demokrasi begitu nampak dalam pemilihan ketua mereka disana, pemilihan berjalan khidmat dan demokratis. Ketua yang terpilih pun merupakan patisifatif pemuda setempat,” tukasnya.

Karang Taruna Kampung Way Pisang KecMatan way Tuba selenggarakan pemilihan ketua. Bertempat di Balai Kampung Way Pisang, Rabu (11/1), Karang Taruna Kusuma Bangsa Kampung Way Pisang menyelenggarakan pemilihan ketua. Setelah vakum selama tiga tahun kepengurusan, akhirnya atas inisiatif para anggota menyelenggarakan pemilihan pengurus karang taruna  masa bhakti 2017 – 2019.

Pemilihan kepegurusan diawali dengan penjaringan bakal calon ketua dari tiap-tiap dusun. Bakal calon yang mendaftar berjumlah 2 orang. Bakal calon ditetapkan menjadi calon dan dilaksanakan pemilihan berdasarkan suara terbanyak.

Sebelum pemilihan calon ketua memaparkan visi dan misinya masing-masing. Kemudian anggota yang hadir memilih dengan menggunakan hak suaranya. Anggota yang hadir berpartisipasi sejumlah 70 orang. Selain anggota, hadir pula Ketua BPK Kampung Way Pisang, Pemerintah Kampung, dan Tokoh Pemuda. Pemilihan dilaksanakan secara khidmat dan demokratis.

Melalui musyawarah mufakat ketua terpilih adalah Bayu Supriadi, Wakil Ketua Afan Saputra, Sekretaris Wahyu Eko Santoso dan Bendahara Dela.

Ketua Karang Taruna Kampung Way Pisang terpilih berharap dapat membawa organisasi yang produktif dalam mendukung pembangunan.

“Karang Taruna sebagai wadah bagi pemuda untuk menyampaikan aspirasi dan berekspresi diri sebagai pemuda, karena peran pemuda dan pemudi sangat penting maka pemrintah kampung melakukan pembinaan pada tiap tahun melalui alokasi dana desa.” kata Sumairun selaku Kaur.

“Perekrutan kepengurusan adalah bagian dari penguatan kelembagaan, dan pengurus harus menjadi perekat mempersatukan anggotanya” pesan Cecep Cahyadi selaku Ketua BPK.

Melalui kelembagaan yang kuat, Karang Taruna Kampung Way Pisang dapat menjadi garda terdepan dalam membangun kampung yang lebih baik. (MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com