Tulangbawang (HS),-Warga Kampung Hargo Mulyo, Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaaten Tulangbawang mengeluhkan rusaknya jalan kabupaten, bertahun-tahun belum ada perbaikan.
“Bagaimana ini pak kami bisa hidup sejahtera kalau jalan kabupaten sendiri tidak mendukung,”kata beberapa warga mengeluhkan.
Samino Sekretaris Kampung mengatakan, Hargo Mulyo berdiri sejak tahun 1989 melalui Translok 500 kk, saat ini tahun 2018 telah berkembang menjadi 700kk dengan 2500jiwa, pencaharian warga umumnya petani dengan luas lahan sawah 900 hektar, dan setiap hektarnya menghasilkan gabah 5 ton, kata Samino.
Masalah yang dihadapi warga saat ini Rusak parahnya jalan poros yang berakibat rendahnya harga gabah dibawah Rp 4000/kg, sementara bila jalan bisa dilewati mobil truk harga mencapai Rp 5,200/kg.Selain itu saluran air dangkal diperlukan pengerukan, air asin masuk lahan sawah ketika musim tanam gaduh, ungkap Samino.
Sarjoni Pjs kepala kampung Hargo Mulyo membenarkan apa yg disampaikan Sekretarisnya.
Anggaran Dana Kampung yang diterima Hargo Mulyo tahun 2018, digunakan untuk menimbun jalan pakai tanah merah sepanjang 3600m. Merehap kantor dan balai kampung, membangun gedung paud 6x11m, bangun 3 jembatan sekunder 10x12m, kata Sarjoni. (Gun)



