Jamuan Makan SMPN 26 untuk Inspektorat, Ombudsman: Kurang Pas

Share Berita Ini
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung (HS) – Kepala Ombudsman RI Provinsi Lampung Nur Rokhman Yusuf menanggapi soal jamuan makan dari SMPN 26 kepada staf Inspektorat Kota Bandar Lampung tatkala memberi pembinaan kepada institusi pendidikan tersebut. Menurut Nur Rokhman, menjamu makan staf sebuah instansi, yang pekerjaannya adalah memeriksa kelembagaan, bukan sesuatu yang layak dilakukan.

“Kurang pas. Tidak substantif dan tidak tepat sasaran,” Nur Rokhman menegaskan, Kamis (9/3). Meski begitu, ombudsman tidak melakukan penelahaan lebih lanjut karena tidak ada laporan.

Mengacu pada Permendikbud No.75 tahun 2017 Tentang Komite Sekolah dan Kebijakan Saber Pungli, dijelaskan hasil penggalangan dana dapat digunakan untuk : menutupi kekurangan biaya sekolah, pembiayaan terkait peningkatan mutu sekolah,pengembangan sarpras, serta pembiayaan kegiatan operasional Komite sekolah yang dilakukan secara wajar dan harus dipertanggung jawabkan secara transparan. (san)

(Visited 74 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hariansumatera.com