Jalan Rusak, Warga Yuda Muka Tanggamus Mengeluh

Bagikan
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  

Tanggamus (HS) – Kondisi Jalan Yuda Muka, Kampung Tegal Wangi, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, kian memprihatinkan. Pasalnya, kondisi jalan tersebut tampak hancur berlubang dan di penuhi genangan air akibat tidak ada gorong-gorong untuk jalannya air, sehingga terjadi pengendapan di badan jalan.

“Kerusakan jalan tersebut sudah lama. Namun hingga kini belum diperbaiki oleh pemerintah setempat sudah ada diperkirakan sekitar empat tahun jalan ini hancur dan dibiarkan begitu saja oleh pemerintah,” ujar Sadeli (40), warga kampung setempat, Selasa (17/4/18).

Ia menambahkan, bukan hanya rusak berlubang tetapi badan jalan tersebut di penuhi air yang menggenang di badan jalan, sehingga terkesan jalan itu seperti
sebuah got tempat  pembuangan air kotor.

Di samping itupula, lanjutnya, sudah seharusnya di lokasi jalan rusak tersebut di bangun gorong-gorong oleh pemerintah setempat, agar aliran air yang dari grenase di tepi jalan tersebut mengalir dan tidak mengendap. Sehingga pengendapan di grenase tersebut tumpah/meluap ke badan jalan yang menimbulkan genangan air di jalan tersebut mengakibatkan jalan itu rusak.

“Kami berharap pemkab dapat memperbaiki jalan tersebut serta di bangunan gorong-gorong sehingga jalan nya air tidak mengaliri badan jalan. Pengguna jalan melintas jalan itu tidak terganggu karena lobang dan becek, dan pengguna kendaraan agar tidak tergelincir dan jatuh,” imbuhnya.

Hal yang senada dikatakan  Martina (47), salah satu warga yang berdekatan dengan jalan rusak tersebut, bukan hanya faktor jalan nya saja yang harus di perbaiki melainkan harus ada  gorong-gorong yang dibangun, karena menurutnya, penyebab jalan yang rusak itu di karnakan air yang dari grenase yang dangkal yang berada di tepi jalan yang mengalir di badan jalan, dan tidak terdapat nya pembuangan air jadi arah jalan air yang seharusnya ada melalui gorong-gorong di jalan itu, tidak terdapat/tidak ada sehingga air mengaliri jalan tersebut yang berdampak jalan rusak seperti siring/parit pembuangan air kotor.

“Kami berharap penuh agar pemerintah daerah dapat membangun gorong-gorong tersebut dan memperbaiki jalan yang rusak, karna akibat jalan itu, dan tidak ada gorong-gorong kami terkena dampak nya air sering masup menggenangi rumah kami di saat hujan turun,”paparnya.

Sementara ditemui terpisah Lurah Kuripan Hendrawan Wahid membenarkan bahwa jalan tersebut rusak di genangi air, “Kami dari pihak kelurahan sudah berusaha bagai mana jalan itu bisa di perbaiki, dan itu kami sudah ajukan dan kami bicarakan di musrembang tapi segala keputusan nya pemerintah daerahlah yang berperan kami hanya mengajukan dan berusaha sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang ada.

“Di samping itu pihak kami hanya bisa menanggulangi yang sifatnya sementara karna untuk menindak lanjuti dan membangun kelurahan tidak memiliki dana pekon sehingga tidak bisa berbuat banyak,”pungkasnya. (sis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com