Humas RSUD Ryacudu: Ambulans Memang Ada Tarifnya

Bagikan
  • 140
  •  
  •  
  •  
  •  
Kotabumi – Menanggapi keluhan pelayanan mobil ambulan yang tidak gratis, staf humas RSUD Ryacudu, Antina, berdalih pihaknya menjalankan prosedur layanan sesuai aturan. “Setahu kami pasien umum ditarik biaya. Besaran biaya Rp900 ribu itu sudah sesuai aturan dalam Perda Nomor 3 Tahun 2011. Itu pun belum termasuk biaya perawat yang mendampingi pasien,” ujar Tina, Senin.
Meski begitu, lanjut Tina, jika pasien meminta bantuan keringanan, RSUD pun ada kebijakan dari pimpinan. Jika sesuai Perda pasal 36 ayat 3 untuk mobil jenazah di seputar Lampura gratis, untuk ambulan sendiri bertarif Rp500 per kilometernya. “Kalau ada kebijakan Bupati yang menggratiskan ambulan, kami selaku staf hanya sebatas menjalankan,” kata Tina.
Ditanya apakah kebijakan Bupati tentang program menggratiskan jasa ambulan untuk masyarakat melanggar perda tersebut. Tina pun enggan berkomentar lebih banyak.  “Kalau hal itu kami tidak paham, kami hanya menjalankan apa kebijakan pimpinan,” katanya.
Sebelumnya, Niko, salah satu keluarga pasien RS Ryacudu Kotabumi menjelaskan,  keponakannya Fadil (2) dirawat di RS Ryacudu karena mengalami sakit panas dan muntah-muntah. Karena kondisi kesehatannya memburuk maka oleh pihak RS untuk sesegera dirujuk ke RS Bandarlampung. “Ya, Fadil akan kami rujuk ke RS Bandarlampung,” jelasnya, Senin (19/12/16).
Saat proses permintaan layanan mobil ambulan, lanjut dia, pihak keluarga di haruskan membayar biaya mobil sebesar Rp900.000. “900 ribu itu belum termasuk bayar layanan perawat yang mengantar ke Bandarlampung,” bebernya.
Biaya mobil ambulan tersebut, terang Niko, patut dipertanyakan. Pasalnya, Bupati Lampura telah berjanji akan mengratiskan biaya mobil Ambulan untuk seluruh masyarakat Lampura. “Kata Bapak Bupati mobil ambulan gratis, kok ini bayar. Pak bupati Bohong dong,” cetusnya.
Karena penasaran atas ketentuan biaya mobil ambulan, tambah Niko, dirinya menghubungi Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Lampura Maya Metissa guna mempertanyakan kejelasan aturan yang menetapkan biaya mobil ambulan dan secara tegas Kadis Kesehatan  mengatakan semua pelayanan mobil ambulan gratis sesuai dengan program yang dijalankan pemerintah. “Ibu Maya sendiri yang bilang kalo semua layanan mobil ambulan gratis, baik pasien BPJS maupun Umum,” tutupnya.(efry).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com