Gelombang Pasang Mulai Menerjang Pesisir Tanggamus

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Agung (HS) – Tingginya gelombang air laut dimusim peralihan pada bulan Mei dan Juni tahun ini, dimana sudah dua hari ombak laut di pesisir pantai Pasar Madang kecamatan Kotaagung Tanggamus, mulai terlihat membesar,Kamis 27/05/2021.

Dede Chandra lurah Pasar Madang, mengingatkan warga sekitaran bibir pantai, agar selalu waspada dengan kondisi Gelombang tinggi saat ini. karna menurutnya dikhawatirkan bukan hanya gelombang tinggi dan Ombak besar namun juga Ditakuti dengan diiringi angin kencang.

“harapan kami dari pemerintah Pasar Madang, agar warga yang berada di sekitaran pesisir untuk selalu waspada. karna ini terang bulan seperti, bahasa para nelayan ini musiman terang bulan, biasanya diiringi naiknya air laut, sehingga bisa naik di pemukiman-pemukiman dan waktu biasanya itu terjadi sekitar lima sampai enam hari”. Ujar Dede Chandra diruang kerjanya.

Dengan kondisi cuaca buruk yang saat ini terjadi, Dede pun berharap agar warganya yang berada di bibir pantai selalu waspada.

“dan kalaupun ada hal-hal yang tidak diinginkan, yang urgent dan membahayakan. segera koordinasi dengan u Rukun Tetangga (RT), hingga tingkat kelurahan”. imbuhnya

Menurut lurah, Dari 17 Rukun Tetangga (RT) yang ada di kelurahan pasar madang namun terdapat 5 Rt yang berada di bibir pantai, yang rawan terkena terjangan ombak besar sehingga air laut masuk pada pemukiman setempat.

“Ada lima RT yang berada di pesisir pantai seperti Rt 8, Rt 9, Rt 10 lalu Rt 14 Dan Rt 16 ini yang domisislinya masyarakat yang berada di pesisir pantai pasar madang. yang lebih riskan lagi sebenarnya ada di tiga RT yakni di Rt 10, Rt 14 Dan Rt 16”. Terangnya lurah

masih dengan lurah, Air laut pasang atau gelombang tinggi yang terjadi saat ini, merupakan fenomena alam yang disebabkan Gratifikasi bulan (Bulan purnama) Dan ini terjadi pada bulan Mei dan Juni setiap tahunnya.

“nah, itu musiman rutin yang setiap tahun nya yang terjadi di bulan lima, bulan enam terang bulan biasanya ombak tinggi. di tahun 2020 kemaren sama terjadi di bulan yang sama. itu ada peningkatan air laut, dan ombak besar.” terangnya

lanjutnya, hari ini sesuai dengan jadwal, di tiga RT yang memang dominan masyarakatnya yang berada pinggir laut, kita panggil Rtnya. untuk kita siarkan kepada masyarakatnya yang berada di wilayah pesisir, agar bersiaga dan antisipasi kalau memang ada hal-hal yang sangat menghawatirkan

“kita dari kelurahan, tentunya selalu memonitor perkembangan air laut. kemaren juga kita pantau, karena ini pasti ada peningkatan air dan siang ini kita panggil Rukun Tangganya (RT) yang di tiga RT tersebut.” tandasnya. (Reza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com