Duh, Ketua RT di Dusun Nabang Sari Pesawaran ini Diduga Tega Tilap Dana BLT Milik Warga

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kedondong (HS) – Perbuatan ketua rukun tetangga di Dusun Nabang Sari, Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, ini tak pantas dan menjurus kriminal. Dia diduga tega menilap bantuan langsung tunai milik warga dengan modus membantu mencairkan. Selain menggerus hak warga miskin, pria ini juga mengintimidasi penerima bantuan dan wartawan yang bertugas.

Awalnya, Kamis (3/9), seorang warga bernama Sanen beserta Iyem, ibundanya, meminta awak media hariansumatera.com mengungkap penilapan dana BLT Dana Desa yang mereka terima. Diduga dana itu ditilap oleh Ketua RT.

Ibu dan anak ini merasa keberatan dengan hilangnya hak mereka dari BLT DD sebesar Rp646.000. Dana itu diduga ditilap oleh Herman, Ketua RT di Dusun Nabang Sari.

Sanen menuturkan, awal BLT, ibundanya menerima dana itu utuh Rp600 ribu. “Saya yang menemani ibu langsung mengambil uang. Utuh,” ujar Sanen. Seiring berjalan waktu, dia merantau mencari kerja ke Jakarta.

Saat dia merantau, BLT tahap kedua dan ketiga segera cair. Saat itu, si ketua RT tahu kalau ibunya tak mungkin mengambil sendiri ke bank. Lantas, Herman datang ke rumah Iyem menawarkan jasa mengambilkan dana. Karena ketidaktahuan, Iyem memberikan buku rekening dan ATM ke Herman.

Ketika menyerahkan, Herman hanya memberikan dana Rp550 ribu ke Ibu Iyem. “Ibu saya menerima Rp550 ribu Pak, Ketua RT bilang untuk biaya gesek dan beli bensin,” ujar Sanen menirukan alasan Herman ketika menyerahkan dana pencarian BLT tahap dua.

Ternyata BLT DD tahap dua dan tiga cair bersamaan. Ibu Iyem mengetahui informasi itu dari warga. Alhasil, dia bertanya kepada Herman, lelaki ini menjawab sabar belum cair. Ketika didesak, Herman lagi-lagi berkelit belum sempat ke BRI.

Ketika Sanen pulang kampung, dia mendapat laporan dari ibunya kalau belum menerima dana BLT Tahap 3. Akhirnya Sanen memberanikan diri bertanya ke Herman. Jawaban yang diberikan masih seperti semula, belum sempat membantu mencairkan.

Timbul curiga, Sanen dan ibunya pergi ke ATM BRI. Betapa terkejutnya mereka mengetahui saldo rekening nol. “Uang ibu saya dari BLT DD sebesar Rp.1.196.000 hilang!” kata Sanen.

Hariansumatera.com mencoba mengkonfirmasi kebenaran peristiwa itu. Bertemulah dengan Herman si ketua RT. Ketika dimintakan keterangan, lelaki ini mengelak. Dia justru mengancam wartawan.


Dengan gagahnya, Herman si ketua RT ini mengaku banyak memiliki mitra wartawan dan punya saudara berpangkat jenderal polisi.


Herman pun tetap tidak mengakui mengambil uang milik Ibu Iyem. Herman juga lagi-lagi mengancam penerima dan wartawan. Dia mengatakan tidak akan memberikan lagi informasi bantuan pemerintah kepada Ibu Iyem. (eka)


Komentar Pembaca

3 tanggapan untuk “Duh, Ketua RT di Dusun Nabang Sari Pesawaran ini Diduga Tega Tilap Dana BLT Milik Warga

  • Sabtu 5 September 2020 pada 20:39
    Permalink

    Kalau masukin berita soal penipuan bisa kena pasal pencemaran nama baik tidak ya? Saya sudah ditipu orang senilai 25jt. Saya juga orang kedondong. Jikalau bisa naikkan berita ini. Tolong email saya. Agar tidak ada lagi korban lain.

    Balas
    • Selasa 27 Oktober 2020 pada 13:55
      Permalink

      Ada wartawan kami dikedondong Eka Apriansyah

      Balas
  • Sabtu 5 September 2020 pada 22:04
    Permalink

    itu hanya satu yg terungkap mungkin lebih banyak lg oknum” yg seperti itu yg tidak terungkap,sudah rahasia umum pejabat itu hampir sama dgn penjahat..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com