Disdikbud Lampung Utara Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Bagikan
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Utara, menggelar sosialisasi bertema “Meningkatkan Pendidikan Gratis dan Berkualitas”.

Kegiatan yang diikuti Kepala Sekolah Dasar (SD), dari 7 UPTD yaitu, Abung Tinggi, Bukit Kemuning, Tanjung Raja, Abung Barat, Abung Tengah, Abung Pekurun, dan Abung Kunang, Acara berlangsung di SMPN 1 Abung Barat. Rabu, (8/2/17) mulai pukul, 9,30 Wib.

Kadisdik Suwandi menjelaskan berbagai program dan meminta masukan yang harus dilakukan pihak sekolah sehingga dapat menggapai cita – cita mewujudkan sekolah gratis berkualitas sesuai visi dan misi Bupati Agung Ilmu Mangkunegara. S,STP.MH.
Selain itu, Suwandi juga memaparkan terhitung sejak tahun ini, sekolah gratis di wilayahnya hanya sampai tingkat SMP. Sementara, SMA/SMK sekarang wewenangnya telah diambil Pemerintah Provinsi dan bukan wewenang Pemkab Lampung Utara, walaupun Pemkab sangat menginginkan sekolah gratis itu sampai SMA/SMK.
“Sekolah gratis itu sudah jadi salah satu visi dan misi pak Bupati. Tapi, tentunya, sekolah gratis itu harus tetap mengedepankan kualitas‎ agar dunia pendidikan kita lebih berkembang dan maju,” urai dia.
Untuk itu lanjut Suwandi, memang tak mudah dan harus dimulai dari hal yang sering dianggap sebelah mata. Berbagai hal dimaksud, yakni menekankan pentingnya tingkat kedisiplinan baik kepada siswa maupun dalam proses kegiatan belajar dan mengajar, menciptakan kawasan sekolah bebas asap rokok, menyalurkan apa yang memang menjadi hak siswa, menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, indah, rapi.
“Kemajuan itu dimulai dari hal yang terkecil dulu. Bagaimana bisa bagus, kalau suatu hal yang kecil saja kita tak mau memperhatikannya. Maka dari itu mari kita mulai hal kecil dahulu baru yang ke besar,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Suwandi juga menginstrusikan setiap kepala sekolah untuk menyalurkan bantuan – bantuan yang diterima para siswa seperti Program Indonesia Pintar tepat waktu kepada para pemiliknya dan juga menempelkan daftar siswa penerima bantuan di papan pengumuman sekolahnya‎ masing – masing.
“Jangan ada lagi bantuan yang telat disalurkan kepada pemiliknya. Jangan hambat hak – hak orang miskin, kalau ada yang melanggar akan saya tindak dengan tegas, dan akan saya laporkan ke Bupati,” tegas Suwandi.
Setiap Kepala UPTD dan kepala sekolah serta guru, kata Suwandi, wajib memperhatikan dan melaporkan kualitas sarana dan prasarana sekolahnya masing – masing. Selain itu, mereka juga wajib mengikuti kegiatan upacara bendera di sekolahnya masing – masing dan memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya semangat cinta tanah air dan pentingnya toleransi atau tenggang rasa.
“Untuk itu bagi pihak sekolah maupun UPTD, saya berharap dapat memahami apa yang menjadi keinginan bapak Bupati, agar dunia pendidikan kita khususnya dilampung utara, dapat menjadi rujukan atau contoh Daerah lainnya,” pungkas Suwandi. (efry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com