Digugat Calon Kades, Pemkab Lampura Kalah

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara, terpaksa harus menelan pil pahit. Setelah Pengadilan Negeri (PN) Kotabumi memenangkan gugatan Syamsi Eka Putra, calon Kepala Desa(Kades) Bandarputih, Kecamatan Kotabumi Selatan, dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2017. Kamis, (14/12/17).

Diketahui, Syamsi Eka Putra digugurkan oleh panitia Pilkades Tingkat Desa dan Panitia Pilkades Serentak Tahun 2017, bentukan Pemkab Lampura, karena disinyalir memiliki hubungan kekerabatan tingkat tiga dengan calonkades Bandarputih lain-nya.”Atas dasar itulah, Syamsi Eka Putra, yang merupakan klien saya digugurkan dalam Pilkades. Padahal, kedudukan Syamsi dengan Topan (calon kades lainnya, adalah sepupu, dan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata(KUHPdt), merupakan hubungan kekerabatan tingkat empat,”terang Karzuli Ali, S.H., kuasa hukum penggugat Syamsi Eka Putra.

Dengan begitu, lanjut Karzuli, berdasarkan putusan majelis hakim dalam sidang yang digelar memenangkan gugatan Syamsi Eka Putra, dan mewajibkan pihak tergugat membayar denda sebesar Rp 25 juta. “Selain itu, PN Kotabumi juga menyatakan jika keputusan dalam Pilkades 2017 tidak memiliki kekuatan hukum. Karenanya kita akan tindaklanjuti dengan mem-PTUNkan keputusan bupati tersebut,” tegasnya.

Terungkap dalam amar putusan sidang yang digelar di Pengadilan Negeri(PN) Kotabumi, sekitar pukul 16.00 WIB, yangdibacakan oleh hakim ketua Faisal Juhri, S.H.,M.H., dan anggota Imam Munandar, S.H., M.H., Suhadi Putra Wijaya, S.H., M.H., bahwa, selaku tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum dan merugikan orang lain. Sehingga majelis hakim mewajibkan tergugat membayar denda Rp 25 juta kepada penggugat dan menyatakan SK Pelantikan Kades Serentak Tahun 2017 tidak memiliki kekuatan hukum tetap.(efri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com