Cor BBM Dikeluhkan Warga Way Kanan

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Way Kanan (HS) – Berkaca dari kebakaran SPBU di Way Kanan, Minggu lalu, warga mengimbau pengelola tidak menyakiti rakyat dengan menjual minyak subsidi sembarangan. “Sepertinya ini peringatan dari Allah, supaya pemilik usaha dan para pemangku kebijakan disini jangan tutup mata tutup telinga, seolah-olah tidak mendengar keluhan rakyat. Janganlah menjadi pengusaha yang zolim, pemimpin yang zolim, aparat yang zolim, karena merampas hak-hak rakyat miskin. Lalu penguasa dan para penegak hukum juga membiarkan hal seperti ini terjadi,” cetus Ahmadi Idris, warga Negeri Baru.
“Kemarin masyarakat mengeluhkan masalah pengecoran BBM subsidi di SPBU Simpang IV Negeri Baru ini, baru saja diangkat ke media massa & online. Hari ini, SPBU ini nyaris terbakar karena ulah pengecor BBM,” timpalnya, sembari mengatakan, selain dari SPBU Negeri Baru tersebut, SPBU Bumi Ratu dan SPBU Tebat Kangkung Gunung Katun juga melakukan hal yang sama, melayani pengecoran BBM preminum subsidi dengan tarif Rp. 6.800/liter dari harga normal Rp. 6.450/liter.
Pagi hari itu, warga Kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan dikejutkan dengan terbakarnya satu unit kendaraan pick-up Daihatsu Grand Max warna abu-abu dengan nomor Polisi BE 9660 AX tepatnya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.345.23, sekira pukul 07.45 Wib, Minggu (11/6).
Peristiwa kebakaran kendaraan pick-up ini bermula saat si pengecor derijen atau korban pelaku dengan inisial H (35), melakukan pengisian derijen BBM berjenis premium sembari menghidupkan Air Condisioner (AC). Pemuda ini juga menelepon salah satu rekannya dalam posisi derijen sendiri berada di bagian samping setir mobil dengan memegang nosel atau tongkat mesin operator, tanpa adanya pengawasan dari petugas SPBU.
Kebakaran ini tepatnya pada stasiun pengisian bahan bakar umum pada (SPBU) pada bagian tengah mesin operator. Akibatnya mobil pick-up ini hangus terbakar pada bagian depan kendaraan dan tidak bisa dioperasikan lagi, serta kaca mobil pun hancur berantakan dilalap si jago merah.
“Menurut  keterangan dari salah satu warga yang menyaksikan peristiwa Kebakaran ini  bahwa pelaku korban mengalami luka bakar yang cukup serius yakni pada bagian wajah dan tangan sehingga  Harus dilarikan ke Rumah Sakit Terdekat,” pungkas Arcan.
Di lain pihak dari petugas SPBU sendiri mengakui bahwa ada perintah dari atasan dan di persilahkan melakukan pengisian sendiri bagi si Pengecor Derigen secara langsung tanpa di awasi oleh petugas atau karyawan .
“Tadi dia lagi ngisi terus keluar api langsung nyamber dari mobil tersebut sudah itu dia keluar, mobil itu di dorong ke bawah menuju arah jalan lintas sumatera. Nah, kami padamin di bawah situ. dan sebenarnya ada peritah dari SPBU juga untuk melakukan pengisian secara langsung ke derigen,” ucap Arie Saputra, sembari menunjuk kearah mobil pick up terbakar itu.
beruntung petugas berhasil mendorong kendaraan dan langsung memadamkan api dengan alat pemadam dan di bantu oleh warga sekitar dengan peralatan seadanya,sehingga  tidak  sampai menimbulkan korban jiwa.
Akibat peristiwa kebakaran ini di taksir korban mengalami kerugian hingga jutaan rupaiah,dan dugaan sementara terjadinya konsleting hubungan arus pendek dari kendaraan berjenis Pick-up ini.
Peristiwa terbakarnya kendaraan di areal SPBU pagi hari itu, masih di tangani oleh Petugas Kepolisian setempat untuk mendalami apa penyebab yang sebenarnya.  (MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com