Bupati Tanggamus Tandatangani Komitmen Mewujudkan Kualitas Kesetaraan Gender dalam Rangka Pencapaian Anugerah Parahita Ekapraya

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

TANGGAMUS (HS) – Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani S.E., M.M., menghadiri acara penandatanganan komitmen untuk mewujudkan kualitas kesetaraan gender dalam rangka pencapaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kabupaten Tanggamus. Kegiatan digelar di ruang rapat utama kantor pemerintahan Kabupaten Tanggamus, Senin (24/02/2020).


Hadir dalam kegiatan, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani SE.MM, Forkopimda Tanggamus, Sekretaris daerah (Sekda) Hamid H. Lubis, Staf Ahli Bupati, Asisten, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Camat Se-Kabupaten Tanggamus,

Berdasarkan laporan kegiatan yang disampaikan oleh Edison, kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA DALDUK DAN KB), menyatakan dari hasil monitoring dan evaluasi, rata-rata setiap OPD, belum maksimal dalam melaksanakan program pengarustamaan gender.



Harapan ke depannya dengan adanya penandatanganan komitmen untuk mewujudkan kualitas kesetaraaan gender, dalam rangka pencapaian Anugrah Parahita Ekapraya (APE) Kabupaten Tanggamus segera terwujud.

Menurut Edison, landasan hukum pengarustamaan gender terdapat sepuluh hal, di antaranya Inpres No. 9 tahun 2000 tentang Pengarustamaan Gender (PUG) dalam Pembangunan Nasional, Permendagri No. 67 tahun 2011 tentang Perubahan Permendagri No.15 tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan (PUG) di daerah.


Serta keputusan Bupati Tanggamus No. B.23/30/08/2019 tentang Kelompok Kerja Pengarustamaan Gender (Pokja PUG) Kabupaten Tanggamus tahun 2017/2021.

“Penyusunan dan Penilaian Anugerah Parahita Ekapraya dan Pokja PUG. Kesetaraan Gender dalam pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan telah dijabarkan dalam prioritas pembangunan jangka menengah tahun 2010 – 2014 dan seterusnya sampai dengan 2024 yaitu rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN )melalui Pelaksanaan Strategi Pengarusutamaan Gender,”ucap Edison.

Sementara itu Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani sangat menyambut baik pelaksanaan Penandatanganan Komitmen ini, yang merupakan upaya untuk meraih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Pemerintah Pusat, di mana ini semua adalah untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender di Kabupaten Tanggamus. Di dalam penyelenggaraan pemerintahan saat ini, keadilan gender merupakan aspek yang sangat penting dan harus direspon dalam setiap aktivitas pembangunan. Hal ini dikarenakan gender merupakan salah satu tujuan utama pembangunan global (Millenium Development Goals/MDGs).

Hasil kesepakatan dari negara-negara sedunia. Artinya semua laki-laki dan perempuan harus dapat dilibatkan secara optimal dalam peran pembangunan dengan mengedepankan prinsip-prinsip kesetaraan, sebagai salah satu komitmen, maka keadilan gender harus mewarnai setiap kebijakan maupun pelaksanaan pembangunan daerah. Bahkan tuntutan tersebut semakin kita rasakan karena keadilan gender dijadikan salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan pembangunan.

Terlebih dengan adanya Evaluasi dan Penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan kementrian/lembaga dan pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG) yang dilaksanakan oleh Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

“Pengarus-utamaan gender (PUG) sebagai sebuah strategi telah tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 yang mengamanatkan kepada seluruh menteri, kepala lembaga, gubernur dan bupati/walikota untuk mengintegrasikan PUG pada setiap tahapan proses pembangunan,” katanya.

Perkembangan paradigma, pembangunan gender saat ini lebih menekankan pada strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dalam merencanakan, menganggarkan, melaksanakan, memantau serta mengevaluasi atas berbagai kebijakan, program dan kegiatan pembangunan. Khususnya di Provinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus,” ungkapnya.

Bupati menambahkan, upaya kesetaraan gender ini sudah dilaksanakan dan tertuang dalam berbagai peraturan mulai dari Peraturan Daerah, Peraturan Gubernur sampai dengan SK Bupati, bahkan juga dalam manajemen pemerintahan, pemerintah telah memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan dan laki-laki dalam berkarier baik dalam jabatan struktural maupun fungsional. Namun demikian upaya tersebut belum berjalan secara optimal, karena dikalangan aparat pemerintah sendiri masih ada yang belum memiliki kesadaran gender (gender awareness) yang sama atau setara.

“Harapan saya dengan adanya Penandatanganan Komitmen ini akan ada upaya kongkrit kita semua untuk lebih memahami arti dan pentingnya kesetaraan gender. Sehingga kesetaraan dan keadilan gender di Kabupaten Tanggamus dapat tercapai. Dengan demikian diharapkan ke depan kualitas dan peran perempuan dalam pembangunan semakin meningkat untuk terwujudnya Kabupaten Tanggamus yang maju dan sejahtera,” kata Bunda Dewi.


Harapan saya dengan adanya Penandatanganan Komitmen ini akan ada upaya kongkrit kita semua untuk lebih memahami arti dan pentingnya kesetaraan gender. Sehingga kesetaraan dan keadilan gender di Kabupaten Tanggamus dapat tercapai.

Kami tetap tidak bisa berdiri disini, tanpa ada dukungan dari kaum pria, maka dari itu bisa disejajarkan dengan program pembangunan, yang ada di Tanggamus, ada beberapa hal yang harus evalusai, untuk dapat memenuhinya dan dapat dirasakan semangatnya, apresiasinya dalam kehidupan sehari hari. Kaum perempuan harus digaris depan dalam penghapusan dari tindak kekerasan, dan turut berpartisipasi dalam dunia politik, yang berperan dalam pengambilan sebuah keputusan. Kaum perempuan di Tanggamus ini sudah cukup baik dan perlu di tingkatkan kembali, tidak ada perbedaan dalam hal ini, tidak membedakan perlakuan terhadap jajaran di bawahnya.


“Saya harap kita saling menghormati dan saling menghargai, penghargaan APE ini menjadi target kita dan harus kita raih dan kita harus berkomitmen untuk mendapatkan penghargaan APE tersebut. Dalam hal ini mohon dapat diimplementasikan, ini salah satu tolak ukur dengan diraihnya penghargaan APE, suatu keberhasilan akan dirasakan oleh Kabupaten Tanggamus. Kepada para camat dari tingkat camat sampai pekon, untuk dapat menyerap aspirasi dikalangan masyarakat termasuk juga kaum perempuan agar dilibatkan dalam hal ini, agar kita bisa meraih kesetaraan gender di kabupaten yang berjuluk Bumi Begawi jejama ini,” tandasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com