Bupati Tanggamus Dewi Handajani Ikut Tebar Bibit Budidaya Kepiting Rawa

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tanggamus (HS) – Untuk meningkatkan usaha perikanan Bupati Tanggamus Dewi Handajani menghadiri dan ikut tebar 800 bibit Kepiting Rawa, yang diselenggarakan oleh Kelompok Budidaya binaan Koperasi Usaha Bersama Tanjung Mandiri, Pekon Tanjung, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Selasa (17/03/2019).

Usai kegiatan tabur benih Kepiting, Hj Dewi Handajani didepan wartawan mengatakan, kegiatan hari ini merupakan penebaran benih bibit Kepiting Rawa, di Pekon Tanjungan, Kecamatan Pematang Sawa, yang merupakan binaan dari koperasi Tanjung Mandiri.

Harapan saya dalam hal ini pemerintah kabupaten Tanggamus akan mempasilitasi. Karna ini merupakan usaha yang menjanjikan dan memiliki prospek yang baik untuk masyarakat, sesuai dengan potensi wilayah yang ada di Pekon Tanjungan.

“Saya berharap mudah mudahan usaha ini dapat berkembang dengan baik, dan juga dapat dipasar kan dengan luas. Bahkan suatu saat akan menjadi kemoditi ekspor dan tentunya ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, harap Bupati.

Bupati Dewi melanjutkan, hari ini kita tebar sebanyak 800 ekor, tapi memang proses atau budidaya disini adalah untuk proses pembesaran dan juga penggemukan, jelasnya.

Menurut bupati ini merupakan yang petama budidaya kepiting yang ada di Kabupaten Tanggamus.

“Ini perdana mudah-mudahan kedepan lebih banyak lagi budidaya kepiting dikecamatan lainnya, khususnya dibibir pantai kabupaten Tanggamus”, ungkap Bunda Dewi

Sementara Kadis Perikanan Kabupaten Tanggamus Edi Narimo mengatakan, program ini adalah dari kelompok usaha bersama disini, ingin mengembangkan budidaya kepiting, dan minta pembinaan dari kami, dan kami lakukan beberapa pembinaan- pembinaan teknis budidaya kepiting dengan baik dan benar.

Tadi dalam louncing bupati yang melakukan tabur bibit yang pertama, jadi ini dalam rangka mewujudkan 55 aksi Bupati dan wakil Bupati kabupaten Tanggamus, dalam rangka pemberdayan dalam kelompok perikanan yang ada dikabupaten tanggamus, kata Kadis Perikanan.

Terkait dengan kepiting, yang sangat potensial untuk dibudidayakan dan disini banyak kepiting, selain itu kondisi lahan, airnya juga sangat mendukung untuk budidaya kepiting muara atau Bakau.

“Disini pembesaran kepiting dan bibit-bibit nya menggerakkan masyarakat disini, untuk mencari bibit-bibit yang kecil dan mereka mencari dan setelah itu di tampung oleh KUB ini nanti di besarkan dengan cara sistim keramba-keramba yang masih tradisional. Kedepan nanti kalau sudah maju nanti kita bina diarahkan lagi pakai sistim pelastik seperti kerak-kerak ayam, nah itu bisa tahan sampai lima tahun satu keranjang. kalau ini, hanya satu tahun pakai” ucapnya

menurutnya ditahun yang mendatang, bila ditempat lain masyarakat ada kemauan untuk budi daya, dinas perikanan siap untuk mendukung dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dibidang perikanan.

“Insya Allah nanti kita tinggal liat dari kemauan masyarakat, kita lakukan pembinaan yang sama, sesuai dengan potensinya masing-masing, kita tadinya punya satu Eksapator sekarang ditambah lagi Eksapator yang dikelola oleh koperasi yang ada di Tengor, itu untuk memback-up bagaimana peningkatan sumberdaya perikanan ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan di bidang perikanan juga meningkat”. Pungkas Edi Narimo. (Riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com