Bupati Dewi Handajani Lantik Ratusan Pejabat Struktural

Bagikan Berita
Bupati Dewi Handajani melantik Camat, Pejabat Administrator dan Pengawas

Kotaagung (HS),- Bupati Tanggamus Dewi Handajani melantik dan mengambil sumpah 225 pejabat struktural dilingkungan Pemkab Tanggamus, terdiri dari 176 pejabat Eselon IVa, 6 pejabat Eselon IVb, 17 pejabat Eselon IIIa dan 26 pejabat Eselon III b, bertempat di Gedung Fasilitas Utama (GFU) Islamic Center Kotaagung, Rabu sore (02/01/2019).

Adapun pejabat yang dilantik antara lain Herli Rahman Camat Talang Padang, Restika Camat Bulok, Arpin Kabag Kesmas Setkab, Okta Rizal Seketaris Dinas PUPR, Feri Septiawan Kabid Perencanaan dan Pendanaan Bappelitbang, Bambang Probo Kabid Pengembangan ASN BKPSDM.

Bupati Dewi Handajani menyematkan tanda Jabatan memberi ucapan selamat

Pelantikan pejabat administrator (eselon III) dan Pengawas (eselon IV), berdasarkan Berita Acara Rapat Tim Penilai Kinerja PNS dilingkungan pemerintah kabupaten Tanggamus Nomor:800/2078/TPKPNS/45/2018 tanggal 21 Desember 2018, dan Surat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia  Nomor: 821/8747/OTDA tanggal 1 Nopember 2018,tentang persetujuan pelantikan pejabat administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional pada UPTD di lingkungan pemerintah kabupaten Tanggamus, serta Surat Kemendagri Nomor: 821/10051/OTDA tanggal 28 Desember 2018, tentang persetujuan pelantikan pejabatadministrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional pada UPTD di lingkungan pemerintah kabupaten Tanggamus.

Bupati Dewi Handajani dalam arahannya mengatakan, pelantikan ini merupakan amanat UU yang harus dilaksanakan untuk mengisi jabatan yang kosong, dan Perda Perampingan OPD, sehingga otomatis ada personal baru dari OPD yang merger.

“pelantikan ini telah sesuai dengan mekanisme yang ada, yakni melalui izin dari Kemendagri dan kami sifatnya hanya mengusulkan kepada Gubernur, dari Gubernur ke Menteri dan ketika turun ke kami tidak semua usulan disetujui” ujar bupati.

Bupati juga mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik untuk bekerja sungguh-sungguh dan dapat memegang amanah yang telah dipercayakan oleh Allah SWT.

“Sumpah dan janji tentunya menuntut tanggung jawab, tidak hanya kepada pemimpin tapi paling utama kepada Allah SWT, selaku pemberi amanah dan masyarakat, kalau saya ini hanya perantara saja. Jadikan kepercayaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi” pungkas bupati.(Sul)

https://www.hariansumatera.com