Bupati Agung Turun Tangan Polemik SUTT

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Bupati Agung Ilmu Mangkunegara harus ‘turun tangan’. Mengenai Polemik pendirian Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) milik PLN, yang tak kunjung usai selama hampir dua tahun, Bersama Ketua DPRD Lampura, Rahmat Hartono, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Yusna Aidia, serta perwkilan Kejaksaan Tinggi Lampung, dan melakukan pembahasan persoalan tersebut, di kantor Kejari Lampura.Kamis,(6/4/17).
Kepada sejumlah wartawan, usai pertemuan Agung mengatakan jika pertemuan yang dilakukan untuk mencari jalan keluar dan solusi tentang persoalan SUTT di Bukit Kemuning, agar bisa diselesaikan serta masyarakat bisa merasakan manfaat dari kehadiran SUTT tersebut.
Menurutnya, memang terdapat beberapa hal yang menjadi kendala sehingga hal itulah yang mendorong Pemkab melakukan pembahasan bersama Ketua DPRD dan Kejaksaan.
“Permasalahan yang terjadi diantaranya pendirian, ganti rugi dan sebagainya,”Tutur Agung.
Ketika ditanya mengenai kesepakatan harga ganti rugi terhadap warga, Bupati mengataan jika hal tersebut sudah menemui titik terang, meski dirinya belum mau menyebutkan berapa besaran ganti rugi tersebut.”sudah terlihat titik terang yang mungkin belum bisa saya sebutkan, karena nanti akan disebutkan (ganti rugi) oleh yang bersangkutan. Mudah-mudahan segera selesai. Dari 67, tinggal 58 KK yang belum menyepakati pendirian SUTT tersebut. PLN sudah turun langsung didampingi pengacara negara sedang melakukan negosiasi dengan warga,”urai Agung
Dijelaskannya, pembangunan SUTT merupakan salah satu proyek strategis nasional. Karena bukan hanya Lampura yang menikmati hasilnya, tapi sebagian Lampung bahkan Provinsi Sumatera Selatan pun ikut merasakan, Tukasnya,(efry).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com