Bupati Agung: PAUD Bentuk Karakter Anak

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) -Bupati Lampung Utara (Lampura), Agung Ilmu Mangkunegara mengatakan anak adalah aset bangsa untuk masa depan​. Karena para pemimpin masa depan sangat ditentukan oleh bagaimana pembentukan anak-anak saat ini melalui pendidikan. Demikian diungkapkan Bupati saat membuka acara Gebyar PAUD di halaman pelataran parkir Stadion Sukung Kotabumi (25/8).

Dikatakan dia, pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan sarana strategis untuk membentuk karakter anak sejak dini untuk dipersiapkan menjadi generik penerus bangsa. Saat ini perkembangan zaman semakin maju dan canggih oleh sebab itu para orang tua harus berhati-hati dalam menentukan pendidikan anaknya. Orang tua menjadi faktor utama dalam mendidik dan mengajarkan sesuatu yang baik dan berguna bagi anak-anak. Oleh karenanya orang tua harus bisa menjadi contoh bukan hanya selalu memberikan perintah bagi anak-anaknya. ” Saya mengapresiasi peran tenaga pendidik PAUD yang selalu melakukan inovasi-inovasi metode pengajaran. Oleh karenanya kedepan pemerintah akan lebih memperhatikan dengan menambah insentif dan sebagainya,” ujar Bupati seraya menyatakan saat ini insentif buat guru PAUD telah dianggarkan melalui dana desa.

Sementara itu, Bunda PAUD, Endah Kartika Prajawati menyatakan kebanggaannya kepada seluruh lembaga PAUD yang ada di Lampura. Menurut istri Bupati ini, karakter seseorang sangat ditentukan dimana dia digembleng dan dididik sejak dini.” Banyak riset yang menyatakan bahwa pendidikan yang diberikan sejak dini akan membentuk karakter anak tersebut. Karena dalam usia dini adalah masa atau fase keemasan seseorang yang  mulai merespon dan peka terhadap segala bentuk yang dilihat dan dirasakan di sekelilingnya,” kata Endah

Endah pun menekankan kepada para pendidik PAUD agar senantiasa berinovasi dan berkreasi dalam melaksanakan pendidikan dan pengajaran terhadap anak usia dini. ” PAUD merupakan ajang untuk mendorong tumbuh kembangnya kreativitas anak dan menggali potensi yang ada pada diri mereka. Oleh karenanya peran guru lebih khusus lagi orang tua sangat menentukan,”  pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ketua panitia Gebyar PAUD, Imam Hanafi, menyatakan  kegiatan ini dalam rangka memperingati hari anak tahun 2017.  Acara ini juga diisi dengan berbagai lomba antara lain lomba klose dan lomba mewarnai. ” Kegiatan Gebyar PAUD kali ini melibatkan dua ribu peserta (Kober dan TK). Sedangkan jumlah PAUD yang telah masuk dalam dapodik berjumlah 460 lembaga. Alhamdulillah setiap desa saat ini memiliki PAUD,” tutur Kepala Bidang Pendidikan Formal dan Non Formal Dinas Pendidikan ini.

Tampak di lapangan anak-anak PAUD menampilkan tarian serta berpakaian yang mencerminkan suku bangsa yang berbhineka seraya menyampaikan pujian kepada Bupati sekaligus seruan untuk kembali memilih Bupati (Agung) pada pemilukada tahun 2018 mendatang.
(efri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com