Bom Bunuh Diri Meledak di Tiga Gereja Surabaya

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Surabaya, – Ledakan yang di duga bom bunuh diri terjadi di tiga Gereja di Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu pagi sekitar pukul 7;30 13 Mei 2018.

Ledakan  terjadi di Gereja Katolik Santa Maria, Ngagel, GKI di Jalan Diponegoro, GPPS Jalan Arjuno, Informasi terakhir  akibat ledakan bom korban meninggal diperkirakan 9 orang dan lebih dari 35 orang luka-luka yang dirawat di rumah sakit.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangerang,  menghimbau kepada masyarakat agara tetap tenang namun tetap waspada. Diimbau juga bagi suluruh masyarakat agar tidak menyebarkan video, foto korban dan situasi pasca ledakan.

“Update terakhir yang meninggal dunia ada sembilan orang. Sedangkan yang dirawat di rumah sakit ada sekitar  35 orang. Ini data terakhir yang kami peroleh. Teman-teman media juga harus membantu kami menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Jatim.

Ia menambahkan, salah satu yang tewas adalah pelaku ledakan bunuh diri. Sementara, seorang jemaat gereja meninggal dunia.

Ledakan juga menimbulkan korban luka, yakni dua polisi yang berjaga dan masyarakat. “Masih dirawat 13 orang, termasuk anggota polisi,” kata Frans.

Belum jelas siapa saja masyarakat yang menjadi korban.Menurut Frans, selain jemaat, masyarakat yang melintas juga kemungkinan cedera. “Kita akan ungkap secepatnya,” tambah dia.

Pascakejadian, area di sekitar gereja sudah disterilkan. Polisi menyisir untuk mencari kemungkinan adanya bom lain yang mungkin masih ada di sana. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com