Benarkah Mobil Dinas Bupati Lampung Utara Rusak di Jakarta?

Bagikan
  • 165
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Polemik belum diserahkanya fasilitas negara rumah serta kendaraan dinas Bupati Lampung Utara, terhadap Plt, Bupati Lampura, Dr. H. Sri Widodo membuat Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Nero Kunang, angkat bicara. Rabu (28/02/18).

Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ir. Nero Kunang, yang membidangi komisi bagian pemerintahan, menegaskan, sudah seharusnya seorang Bupati yang melakukan cuti ketika mengikuti Pilkada menyerahkan fasilitasnya kepada Plt.Bupati. Namun yang membuatnya agak berbeda kenapa di Lampung Utara belum ada penyerahan tersebut.

“Yang namanya kendaraan dinas, rumah dinas dan segala macam fasilitas, seharusnya sudah dikosongkan (Bupati red) secara otomatis saat penetapan SK Plt.Bupati, kok ini belum diserahkan.” Kata Nero Kunang, saat dikonfirmasi awak media di Posko Pemenangan Ridho Berbhakti, Kotabumi lampung utara.

Sebagai contoh lanjut Nero, sama halnya yang terjadi di lingkungan Gubernur Lampung, begitu mengajukan cuti guna mengikuti Pilkada, Ridho Ficardho langsung menyerahkan fasilitasnya kepada Pelaksana tugasnya. “Seharusnya seperti gubernur kita Ridho, langsung memberikan fasilitasnya kepada PLT nya, walaupun itu cuma sementara sekitar 3- 4 bulan,” tuturnya.

Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut hanya sekedar saran, kata Nero, seharusnya ketika Plt.Bupati pak Sri Widodo mendapatkan mandat tersebut, segala sesuatu tanggungan negara itu menjadi hak seorang Plt. Dirinya juga mendengar, bahwa ada satu kendaraan roda empat merk Torido milik BE 1 J diketahui masih rusak di Jakarta, “Yang kita tanyakan kenapa belum diserahkan, dan masa ia mobil Bupati bisa rusak.” Pungkasnya.(ef)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com