Bappelitbang Tanggamus Selenggarakan Seminar Pemberantasan Buta Aksara Al Qur’an Tingkat SD

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Agung (HS) – Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang ) Kabupaten Tanggamus menyelenggarakan Seminar Pemberantasan Buta Aksara Al Qur’an Tingkat Sekolah Dasar.

Seminar ini dilaksanakan Selasa, 21 Juli 2020 Pukul 09.00 di Ruang Rapat Bappelitbang Kabupaten Tanggamus dengan Physical Distancing yang di dibuka oleh Kepala Bappelitbang Tanggamus Hendra Wijaya M, dihadiri oleh Sekretaris Bappelitbang Tanggamus Yadi Mulyadi, Perwakilan K3SD 20 Kecamatan, Perwakilan Pengurus Form SPLP Tanggamus, Perwakilan Pengurus KKG PAI Tanggamus, Perwakilan Pengurus Tanggamus, dan Bagian Kesmas Setdakab Tanggamus serta Tim Peneliti HEPI.

Sambutan oleh Kepala Bappelitbang Tanggamus Hendra Wijaya M, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat baik dilaksanakan di Kabupaten Tanggamus.

” Kami berharap agar Dinas Pendidikan Tanggamus melakukan usulan ke Program ke depan dalam Renja PD terkait kegiatan pemberantasan buta aksara Al Qur’an Tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Tanggamus agar angka buta aksara yang ada di Kabupaten Tanggamus menurun,” ujarnya

Dari program 55 Aksi DE SA Bupati dan wakil Bupati tentang pemberantasan buta aksara Al-Qur’an Pemerintah Kabupaten Tanggamus membuat Perbup nomor 53 tahun 2019 tentang  Buta Aksara Al-Qur’an Tingkat Sekolah Dasar. 

Seminar Penyampaian draf kesimpulan Penelitian Jarlitbang 2020 dengan narasumber dari HEPI Tanggamus M Supriatno, berserta tim.
” Kondisi dari pengamatan, penyebaran angket, dan wawancara di lapangan selama tiga bulan penelitian oleh peneliti kepada kepala sekolah dan guru agama sekolah dasar di Kabupaten Tanggamus adalah belum adanya petunjuk teknis tentang pelaksanaannya dari Dinas Pendidikan, dan itu baru sebatas siswa kelas 6. Di sesi pemaparan, Peneliti membuat suatu tahapan rencana kedepan guna mempermudah Dinas Pendidikan Tanggamus membuat Rencana Kegiatan terkait Buta Aksara tersebut,” ujar M. Supriyanto.

Amrina selaku pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Tanggamus berharap Kegiatan Buta Aksara ini harus segera dilaksanakan mengingat pemberantasan buta aksara ini sangat penting dilaksanakan agar anak-anak dari tingkat Sekolah Dasar sudah memahami Al Qur’an guna menghapuskan angka buta aksara yang ada di Kabupaten Tanggamus.

Implementasi PPBAA telah dilaksanakan dengan baik (62, 9%) selain itu juga dalam implementasi PPBAA ada beberapa hal yang harus terlaksana secara optimal yaitu, perlunya sosialisasisosialisasi dan petunjuk teknis, adanya pembinaan, supervisi/monitoring secara berkala, administrasi, sarana dan prasarana, peningkatan kualitas pembimbing, keterlibatan/kerjasama dari semua warga sekolah, orang tua/wali murid, masyarakat sekitar dan dukungan pembiayaan dari APBD pada tahun mendatang untuk implementasi program Pemberantasan Buta Aksara Al Qur’an Tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Tanggamus.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com