TANGGAMUS (HS) – Menjelang genap satu tahun kepemimpinan Bupati Moh. Saleh Asnawi bersama Wakil Bupati Agus Suranto, Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus menunjukkan keseriusannya dalam mempercepat pembangunan lintas sektor, Rabu (11/02/2026).
Arah kebijakan Kabupaten Tanggamus tak sekedar membangun fisik, arah kebijakan juga difokuskan pada peningkatan kualitas hidup dan Lingkungan masyarakat secara nyata.



Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tanggamus tahun 2025 mencapai 71,36, naik dari 70,54 pada tahun sebelumnya, hal ini menunjukkan perbaikan kualitas manusia dari aspek pendidikan, kesehatan, dan daya beli.
Angka kemiskinan ditekan menjadi 10,10 persen dari sebelumnya 10,58 persen dan Indeks Gini turun menjadi 0,222. Tingkat Pengangguran Terbuka terkendali di 3,44 persen, sementara pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 4,52 persen dengan nilai investasi mencapai Rp1,93 triliun.
Realisasi PAD 2025 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024 yakni Rp 119,4 miliar.
Kabupaten Tanggamus juga meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK setelah tahun sebelumnya mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Terkait Reformasi birokrasi telah dilakukan digitalisasi melalui aplikasi Absensi Fingerprint Online Terintegrasi, yang digunakan untuk meningkatkan disiplin ASN, transparansi, dan efisiensi tata kelola pemerintahan. Sistem baru ini memastikan data kehadiran ASN tercatat secara digital dan terintegrasi.
Di sisi lain, penerapan sistem OSS Risk Based Approach (OSS RBA) telah memberikan dampak positif, dalam mempercepat proses perizinan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tanggamus.
Tanggamus meraih predikat sangat baik dari Kementerian Dalam Negeri untuk layanan publik sektor RSUD Batin Mangunan, kependudukan, Capaian ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam menghadirkan layanan administrasi kependudukan yang cepat, profesional, transparan, dan berdampak langsung bagi Masyarakat.
Penyediaan sarana dan prasarana Pendidikan yang layak, berkualitas, dan modern, melalui rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas pada 23 unit sekolah yang didanai melalui APBD Kabupaten serta 60 unit sekolah melalui program revitalisasi Pendidikan Kemendikdasmen RI.
Ditambahkan Dalam pada sektor kesehatan, usia harapan hidup di Tanggamus 75 tahun cukup tinggi, dan terus meningkat, Ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas Kesehatan masyarakat, akses layanan medis, dan juga pemenuhan gizi yang baik menjadi bagian yang selaras dengan penurunan angka stunting.
Selama 2025, dilakukan pembangunan dan peningkatan jalan di berbagai titik serta perbaikan jembatan dan drainase serta menambah jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum sebanyak 3 titik kecamatan.
Pengelolaan sampah juga menunjukkan progres dengan timbulan 373,71 ton per hari ditangani melalui berbagai fasilitas pengolahan, termasuk Perbaikan tempat pembuangan akhir (TPA) Kalimiring.
Dengan populasi 662.542 jiwa dan 68.700 ribu jiwa keluarga miskin yang terus ditangani, dengan kolaborasi lintas pilar Pemkab berkomitmen menjaga pembangunan tetap inklusif dengan terus memadukan partisipasi warga, transformasi digital, dan pelayanan publik.
Dukungan Pemerintah Tanggamus dalam Program Nasional Asta Cita Presiden dengan Pencapaian Pembangunan KDMP Merah Putih yang sdh terportal sebanyak 81 Pekon dalam proses pembangunannya serta dukungan Program MBG saat ini 57 SPPG yang sudah beroperasi sebanyak 37 SPPG untuk melayani 101 ribu jiwa.
Penanganan Inflasi Pemkab Tanggamus tahun 2025 rerata IPH yoy sebesar 1,1 persen dan menempatkan kabupaten Tanggamus dalam 24 Besar Nasional dan IPH terbaik Tingkat Kabupaten Provinsi Lampung.



