Bupati Tanggamus Meresmikan Pengoperasian Listrik Desa Pekon Karang Brak

Bagikan Berita

Tanggamus (HS) – Bupati Tanggamus Dewi Handajani meresmikan pengoperasian penyalaan Listrik Desa di Pekon Karang Brak, Kecamatan Pematang Sawa, Selasa (7/03/2023). 

Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, Kepala Dinas Kominfo Edi Narimo dan Kadis PU Riswanda Djunaidi, Kadis PMD Arpin, Kasat Pol PP Suratman, PLN Cabang Metro dan Jajaran, Camat, Kepala Pekon serta masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati Dewi Handajani berharap masyarakat bisa bersama-sama menjaga sarananya.

Kemudian pemakaian listrik dengan bijak. “Jadi, jangan sampai terjadi pemborosan pemakaian. Karena itu mari sama-sama kita rawat, sehingga meminimalisir kemungkinan terjadinya kebakaran akibat korslet listrik dan lain-lain,” tegas Dewi Handajani. 

Dewi Handajani mengajak masyarakat terus bersyukur, dengan bersama-sama menjaga, merawat dan bertanggung jawab dalam hal penggunaan listrik. 

Insya Allah, nanti enam pekon yang lainnya akan menyusul penyalaan listriknya, mudah-mudahan dituntaskan di tahun 2023, ujarnya.

Selanjutnya, kepada masyarakat yang memiliki masalah kelistrikan, bisa melaporkan melalui aparat, kepala pekon agar bisa langsung diteruskan ke PLN.

PLN juga memiliki layanan call center. Jadi bisa langsung menghubungi, ketika ada permasalahan di jaringan listrik atau lainnya. 

Diketahui, Kegiatan ini atas kerjasama Pemkab Tanggamus dengan PLN, Ini merupakan program dari PLN, yaitu Listrik Desa dan program Presiden Joko Widodo, Indonesia Terang.

Untuk itu kita dukung, kita support untuk Kabupaten Tanggamus. Mudah-mudahan saat ini masih 90 persen. Insya Allah di tahun 2023 ini bisa 100 persen. Jadi rasio daerah semuanya sudah teraliri listrik. Harapannya dapat terwujud dan terealisasi,” tegas Dewi Handajani.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (MUP3) Metro Irvan Hardiansyah berharap masyarakat bijak dalam pemakaian listrik demi kemaslahatan semua.

“Untuk wilayah yang belum, secepatnya akan diselesaikan, dan bijaklah dalam penggunaan listrik serta jangan membuka segel di KWH meter PLN,” tegasnya.

Harapannya, dengan listrik masuk, perekonomian masyarakat semakin menggeliat para pelaku UMKM semakin terbantu kebutuhan masyarakat dalam mengembangkan usahanya,” kata Irvan Hardiansyah. 

”Bijak menggunakan listrik. Hemat listrik. Jangan melakukan hal-hal yang ilegal dengan listrik,” imbuhnya. (Adv)

https://www.hariansumatera.com