Diduga Terserang PMK Kerbau di Tulang Bawang Banyak Mati

Bagikan Berita

Tulang Bawang (HS) – Satu persatu kerbau mati diduga terkena virus PMK. “Saya khawatir 22 ekor kerbau saya bisa mati semuanya”, kata Epredi, Kamis (04/08/2022)

Menurut Epredi peternak Kerbau di Bujungtenuk mengatakan, sudah dua hari ini berturut turut mati hingga hari ini sudah 4 ekor Kerbau, dengan kerugian sekitar Rp 50 juta. Penyebabnya diduga teserang virus PMK.

Saya berharap dinas peternakan Tuba segera turun melakukan vaksin semua kerbau milik saya, kata peternak itu.

Sementara itu Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Tulang Bawang Nasib Subagio mengatakan untuk penyuntikan vaksin PMK, belum dilakukan kalau ada yang sudah terpapar virus, apa bila diberikan suntikan vaksin PMK bisa mati hewan tersebut, kata Nasib Subagio melalui WhatsApp.

Nasib Subagio menjelaskan, sementara belum bisa di suntik vaksin PMK, melainkan hanya bisa di suntikan dengan pemberian vitamin kerbau.

“Dinas Peternakan saat ini juga belum ada vitamin hewan, karena kita sekarang lagi fokus dengan melakukan vaksin,” katanya.

Penanganan sekarang hanya bisa diberikan obat herbal untuk hewan, soalnya tadi petugas saya sudah koordinasi dengan RW Pendi, rencananya besok sore team Dinas Peternakan provinsi akan turun untuk mengambil sample buat di cek di laboratorium,” katanya.

Sementara Siti peternak kambing di Tiyuh Candra Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Bawang Barat mempertanyakan vaksin bantuan pemerintah.

Peternak mengaku takut virus mematikan itu menyerang manusia, meskipun belum ada kejadiannya, “tapi saya takut” ujar peternak.

“Kambing milik saya ada 12 ekor terkena penyakit diduga PMK, bulunya mulai rontok, terpaksa saya jual murah 9 ekor, sisa 3 ekor, disuntik oleh mantri hewan 1 ekor biayanya Rp50 ribu, kemana vaksin bantuan pemerintah itu” ujar siti Kamis (04/08/2022). (Gun)

https://www.hariansumatera.com