Bandar Lampung (HS) – Program Kota Ku di Campang Jaya, Bandar Lampung, tidak mencantumkan papan proyek di lokasi sebagai bentuk transparansi publik.
Pun program ini juga nyaris jarang diawasi Ketua KSM. Selaku Ketua Badan/Lembaga Keswadayaan Masyarakat (BKM/LKM) Program Kota Tanpa Kumuh (Kota Ku) Campang Jaya adalah Endang Suheri. Sementara pelaksana di lapangan dilakukan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), terbagi menjadi 2 KSM yang ditunjuk Yaitu Hendrik dan Herwani sebagai Ketua KSM pelaksana.

Ketua LKM Endah Suheri saat disambangi dikediaman nya sedang tidak di rumah. “Bapak pergi katanya ke proyek samping Masjid.” kata istrinya.
Saat dicek ke lokasi proyek, dia tidak ada di sana. Ketika dihubungi, dia beralasan sedang ada urusan.
Baik Ketua KSM hendrik maupun Herwani, juga tidak di lokasi bahkan terkesan menghindar saat disambangi ke rumahnya.
Sementara Hendrik masih bejerja di PT Aman Jaya jadi tidak ada yang mengawasi pekerja.
Bahkan Ketua KSM Herwani juga terkesan menghindar. Kata tukang dan warga di lokasi proyek. “Tadi ada di atas lihat proyek,” ujar seorang tukang. (San)



